[Prompt #75] Balasan

http://www.bubblews.com
http://www.bubblews.com

Aku tak menyangka bahwa sosok perempuan di hadapanku adalah Hani. Wajah dan tubuhnya dipenuhi luka.

“Apa yang terjadi dengan dirimu, Han?” lidahku bertanya karena rasa ingin tahu, sementara hatiku seperti tersayat sembilu melihat kondisi Hani yang sangat mengenaskan.

“Beginilah nasib yang harus kujalani, Mas. Semua terjadi karena kesalahanku. Maafkan aku, Mas!” jawab Hani lirih.

“Aku tak bisa membiarkanmu sendirian di sini, Han. Aku harus membawamu keluar dari tempat ini. Zaki dan Salwa akan senang sekali bertemu dengan ibunya. Aku pun demikian.”

Kucoba mengangkat tubuh Hani. Tetapi aku tak sanggup mengangkatnya. Sekeras dan sekuat apa pun aku berusaha. Tubuhnya seperti menempel dan mengakar di tanah tempatnya terbaring.

“Tidak, Mas. Kamu tidak bisa dan tidak akan pernah bisa melakukannya. Kamu tidak cukup kuat untuk membawaku keluar dari tempat ini. Sebaiknya kau segera pergi dari sini, Mas. Zaki dan Salwa menunggumu.”

“Tapi Han…” tiba-tiba aku merasakan kebimbangan menjalari hati dan pikiranku.

“Salah satu dari kita harus menemani mereka, Mas. Dan itu bukan aku, tetapi kamu.”

“Apa harus seperti itu, Han?”

“Iya, Mas. Itulah yang terbaik. Biarkan aku di sini. Di sinilah tempatku.”

Hani melepaskan kedua tangangku yang sejak tadi berusaha mengangkat tubuhnya.

Aku tak kuasa berdiri. Aku hanya bisa bertumpu pada kedua lututku.

“Tuhan!” tiba-tiba seruan itu keluar dari mulutku. “Mengapa aku tidak bisa membawa istriku agar bisa berkumpul dengan kedua anakku? Bukankah dia termasuk keluargaku?”

“Dia bukanlah termasuk kelluargamu!” sebuah jawaban menggema. “Sesungguhnya, perbuatannya dahulu tidaklah baik. Dia tidak mematuhimu sebagai suami dan tidak mentaatiku sebagai Tuhannya. Maka dia abadi di neraka!”

*****

Prompt #75 – Are You Strong Enough?

nothing’s true and nothing’s right
so let me be alone tonight
cause you can’t change the way I am

Dan Nuh berseru kepada Tuhannya sambil berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji Engkau itulah yang benar. Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya. Allah berfirman: “Hai Nuh, sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu (yang dijanjikan akan diselamatkan), sesungguhnya (perbuatan) perbuatan yang tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepada-Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui (hakekat)nya. Sesungguhnya Aku memperingatkan kepadamu supaya kamu jangan termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan.” [QS. Huud : 45-46]


Baca Juga Prompt MFF Lainnya :

33 thoughts on “[Prompt #75] Balasan

  1. jiah al jafara April 26, 2015 / 21:40

    Kesalahn apa yg dibuat Hani??

    Partikel pun, dipisah

    • jampang April 27, 2015 / 05:35

      di paragraf terakhir tersirat… dia tidak mematuhi perintah (yang baik-baik) suaminya dan tidak mentaati Tuhannya… melanggar perintah dan melakukan apa yang dilarang.

      iya mbak. terima kasih. saya tertukar antara yang dipisah dan disambung 😀

  2. Gara April 26, 2015 / 21:46

    Jadi… cerita ini bersetting di alam sebelum kematian, begitu Mas? Atau alam sesudah kematian? Atau di dalam mimpi? Saya jadi penasaran :hehe.

    • jampang April 30, 2015 / 05:20

      settingnya di alam akhirat, gar. di mana cuma ada dua tempat, yaitu neraka dan surga

      • Gara April 30, 2015 / 14:47

        Okay :)).

      • jampang April 30, 2015 / 15:05

        😀

  3. winnymarch April 26, 2015 / 22:26

    kepo kesalahan apa kak yang dibuat Hani

    • jampang April 27, 2015 / 05:32

      di paragraf terakhir tersirat… dia tidak mematuhi perintah (yang baik-baik) suaminya dan tidak mentaati Tuhannya… melanggar perintah dan melakukan apa yang dilarang

      • winnymarch April 28, 2015 / 21:13

        tukang lawan dong kak

      • jampang April 28, 2015 / 21:58

        bukan melawan dalam arti selalu berantem yah 😀

    • jampang April 27, 2015 / 05:30

      semoga kita terhindar dari yang demikian, mbak. aamiin

      • jampang April 27, 2015 / 07:19

        yaa rabbal ‘aalamiin

  4. susanti dewi April 27, 2015 / 08:48

    FF ini sebuah teguran utk kita semua…..

    • jampang April 27, 2015 / 10:20

      kurang lebih begitu, mbak

  5. darsonogentawangi April 27, 2015 / 09:01

    menyayat hati nih bang ceritanya 😦

  6. rizzaumami April 27, 2015 / 10:16

    So sad. Open your door to the new world, Bang.

      • rizzaumami April 27, 2015 / 11:20

        Lupakan, bang. Tadi ngigau :peace:

      • jampang April 27, 2015 / 13:18

        weksss

  7. -n- April 28, 2015 / 05:49

    Owalah…… Eh btw apa nih maksudnya dgn partikel yg dipisah n disambung? Aku mau infonya dong. Msh sering ktuker jg ni

    • jampang April 28, 2015 / 07:34

      di atas saya menggunakan partikel “pun”, mbak. cuma penulisannya salah.

      “aku pun” sebelumnya saya tulis “akupun”. “pun” di situ bermakna juga, jadi harus dipisah.

      • -n- April 28, 2015 / 08:01

        Oooh gitu. Oke thanks yaa

      • jampang April 28, 2015 / 08:22

        sama-sama, mbak

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s