Sabiq’s Diary : Gundul

sabiq - cukur

Alhamdulillah, sudah dua hari ini pupku lancar. Aku tidak lagi mengalami konstipasi seperti beberapa hari yang lalu. Terima kasih atas doa om dan tante semuanya. Mudah-mudah aku tidak lagi mengalami hal yang serupa di hari-hari mendatang agar kesehatan dan pertumbuhanku berada dalam kondisi yang baik dan tak bermasalah.

Akhir pekan kemarin terjadi sesuatu yang spesial mengenai penampilanku. Rambut kepalaku dicukur. Sekarang aku gundul.

Sebenarnya, waktu yang pas dan untuk mencukur rambutku adalah bersamaan dengan pelaksanaan aqiqah diriku dan pemberian nama untukku. Di hari ketujuh kelahiranku atau di hari keempat belas. Sayangnya, saat itu rambut yang tumbuh di kepalaku masih sangat sedikit dan sangat halus sekali. Akhirnya diputuskan untuk menunda pencukuran rambutku hingga akhir pekan kemarin.

Di hari Sabtu pagi, selepas aku mandi dan berpakaian rapi, aku diajak jalan-jalan pagi oleh Kakek. Sebelumnya, Nenek memberitahu Abi kalau diriku sering menggaruk-garuk kepalaku di siang hari. Mungkin karena rambutku. Tumbuhnya rambutku tidak merata. Di bagian depan dan samping masih pendek, sementara di bagian belakang sudah panjang. Akhirnya, pagi itu diputuskan untuk mencukur rambutku.

Abi memanggilku yang sedang jalan-jalan pagi. Di tangan Abi sudah ada pisau cukur. Di dalam rumah Nenek aku dipangku oleh Abi. Sementara tubuhku dipegangi oleh Kakek. Selanjutnya Abi mulai mencukur rambutku.

Mungkin karena sangat tipisnya rambutku, Abi mengalami sedikit kesulitan. Abi mencukur rambut di kepalaku dengan pelan-pelan sekali dan sangat hati-hati. Sebab bisa saja kepalaku bergerak secara tiba-tiba tanpa bisa ditebak oleh Abi. Namun demikian, meskipun Abi sudah berhati-hati, tetap saja kepalaku mengalami luka.

Kepalaku mendapatkan dua buah luka kecil. Pertama di bagian kepalaku yang mengalami bentol sehingga tergores saat Abi mencukur rambut di bagian itu. Kedua di bagian lain yang sepertinya tidak disadari Abi. Untunglah lukanya cuma kecil dan berdarah sedikit saja.

Aku sempat menangis. Tapi cuma sebentar. Selanjutnya aku kembali asyik bermain-main dengan om dan tanteku yang bertugas menjaga agar moodku tidak turun.

Saat separuh rambutku sudah dicukur, moodku turun. Aku haus dan mengantuk. Aku jadi tidak bisa diam. Abi pun kewalahan. Tak ada yang bisa menghibur dan menenangkan diriku selain ASI Ummi. Akhirnya, kegiatan mencukur rambutku pun dihentikan. Kepalaku gundul sebagian dan masih tumbuh rambut sebagian.

Di sore hari, sebelum aku mandi, Abi kembali melanjutkan mencukur rambut kepalaku. Alhamdulillah, akhirnya selesai juga. Meski masih ada sedikit rambut yang belum dicukur di beberapa bagian kepalaku. Tak apalah. Yang penting kepalaku tidak tergores lagi.

Kini kepalaku gundul. Abi dan Ummi berharap, rambutku akan tumbuh lebih lebat dan lebih tebal. Aku juga ingin demikian. Aku ingin penampilanku lebih keren. Lebih ganteng😀

 


Baca Diaryku Lainnya :

24 thoughts on “Sabiq’s Diary : Gundul

  1. eda Juni 22, 2015 / 11:50

    lucu banget ih sabiq.. *towel2 pipi sabiq*

    anakku dulu waktu aqiqah rambutnya juga tipis cenderung alus mulus, bang.. tapi ya tetep aja digundul waktu itu ;D

    • jampang Juni 22, 2015 / 13:17

      iya tante, sebaiknya seh begitu. cuma nenekku nggak tega, makanya waktu itu rambutku cuma digunting sedikit aja

  2. Ria Angelina Juni 22, 2015 / 13:00

    Wah hebat ya abinya sabiq, berani potong rambutnya sendiri.

  3. Firsty Chrysant Juni 22, 2015 / 13:01

    waah, sabiq luka… abinya kurang hati2 yaa…

    makin lama sabiq makin mirip abang syaikhan yaaa…

    • jampang Juni 22, 2015 / 13:15

      iya tante, abi kurang hati-hati. untung lukanya cuma sedikit aja.
      banyak yang bilang waktu aku lahir aku mirip dengan abang syaikhan, tetapi selanjutnya banyak yang bilang aku mirip ummi😀

    • jampang Juni 22, 2015 / 15:08

      terima kasih, tante.
      aku juga kepengan makan es krim seperti benjamin😀

  4. Mas Djie Juni 22, 2015 / 15:44

    Semoga tambah bagus rambutnya sabiq yaa🙂

  5. dianryan Juni 22, 2015 / 17:51

    Ga papa, biar gundul tetep ganteng😀

    • jampang Juni 22, 2015 / 21:10

      😀
      iya dong, tante.
      gundulnya aja ganteng apalagi tumbuh rambut bagus😀

  6. itsmearni Juni 23, 2015 / 07:21

    Abinya hebat nyukur sendiri
    Prema sejak bayi kami percayakan ke tukang cukur aja. Ayah ibunya ngeri ngeri nyeri klo harus nyukur sendiri

    • jampang Juni 23, 2015 / 07:41

      iya tante, mungkin Abi mikirnya aku bakalan susah dicukur, jadi dicukur sendiri aja sebab bisa kapan aja. kalau ditukang cukur, takutnya nggak sabaran😀

      • itsmearni Juni 23, 2015 / 08:11

        Butuh ketelatenan ekstra deh nyukur batita kayak gini

      • jampang Juni 23, 2015 / 08:23

        tapi aku termasuk balita yang anteng koq, tante😀

  7. hensamfamily Juni 23, 2015 / 10:47

    hehe…saya juga nyukur sendiri rambut ketiga bocah di rumah pas mereka bayi. dan prosesnya butuh waktu dua hari. sebab sejak lahir rambut mereka tebal banget dan harus nungguin pas mereka tidur. kalo ga khawatir luka kulit palanya karena si bayi gak bisa diem..

    • jampang Juni 23, 2015 / 13:01

      nah… lebih lama lagi tuh😀
      tapi mungkin hasilnya akan lebih bersih ya, mas

  8. ira nuraini Juni 23, 2015 / 13:02

    udah ga gerah lagi ya Sabiq sekarang…udah plontos licin… 🙂
    Abi hebat ya berani cukur sendiri rambut Sabiq…

    • jampang Juni 23, 2015 / 13:07

      iya tante, soalnya aku orangnya mudah keringetan. kata ummi seh seperti Abi yang gampang keringetan.

      abi dibantu sama kakek, nenek, om dan tante waktu cukur rambut. kalau sendirian jelas nggak mampu😀

  9. Pamela Fitrah Juni 23, 2015 / 16:02

    Sabiq aku kira udh digundulin dr 40 hr ituh. eh tyt rambutnya emg seuprit semoga makin nyaman ya nak

    • jampang Juni 23, 2015 / 21:16

      iya tante. rambutku yang tumbuh saat lahir tipis dan kurang lebat. mudah2an setelah dicukur akan tumbuh rambut yang lebih lebat dan bagus lagi

      • Pamela Fitrah Juni 23, 2015 / 21:35

        amin biasanya satu tahun ke atas mulai lebatnya bang

      • jampang Juni 24, 2015 / 06:27

        wah… lama juga yah. gpp, deh… yang penting aku sehat😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s