Sabiq’s Diary : Guling-guling

sabiq tengkurap
Setelah beberapa waktu lalu aku sudah bisa mengangkat kepala ketika dalam posisi tengkurap, selanjutnya aku diajarkan  oleh Abi dan Ummi bagaimana caranya kembali ke posisi telentang.Biasanya aku akan menangis jika aku terlalu lama dalam posisi telentang. Sebab lama-kelamaan dalam posisi telentang membuatku tidak nyaman. Ketika aku menangis itulah, Abi atau Ummi akan memiringkan kepalaku ke kiri atau ke kanan untuk membantuku menggerakkan tubuhku agar berubah dari posisi tengkurap menjadi telentang.Abi dan Ummi akan memposisikan tubuhku tengkurap dan memiringkan kepalaku beberapa kali. Bahkan Abi sampai menghitung berapa kali aku harus telentang. Kalau belum sampai mencapai jumlah hitungan  tersebut, Abi tidak akan berhenti. Meskipun aku menangis. Namun, setelah popsisiku kembali telentang dan aku merasa lega, aku akan tersenyum dan tertawa.

Kini, aku sudah bisa tengkurap dan telentang sendiri tanpa bantuan Abi dan Ummi. Aku bisa guling-guling. Tentu saja, aku melakukannya atas keinginan dan kemauanku. Jika Abi memaksaku dengan mendorong tubuhku agar aku bisa tengkurap, aku akan menahan sekuat tenaga. Hingga akhirnya Abi tidak akan mendorongku lagi.

Aku tidak suka dipaksa-paksa. Aku juga tidak ingin pamer. Karenanya, aku akan tengkurap dan telentang jika aku mau saja.

Aku juga tidak suka dibanding-bandingkan dengan balita lain yang sudah bisa melakukan ini dan itu. Aku kan bukan mereka. Mereka juga bukan aku. Orang tua mereka juga bukan Abi dan Ummi. Abi dan Ummi juga bukan orang tua mereka. Jadi ya tidak bisa disama-samakan apalagi dibanding-bandingkan. Yang penting, aku akan terus belajar untuk meningkatkan kemampuanku. Aku yakin, aku akan bisa. Insya Allah.

Oh iya, Abi dan Ummi juga sudah mengajarkanku cara duduk. Aku sudah bisa duduk bersandar. Tetapi tidak lama. Aku masih harus belajar melatih keseimbanganku. Aku juga harus belajar untuk mengatur posisi kedua kakiku pada saat duduk. Sebab aku suka sekali menggerak-gerakkan kedua kakiku.

Ini foto-fotoku saat belajar duduk. Aku buatkan satu album. Tetapi baru bisa dilihat esok, Insya Allah. Aku mengatur tanggal terbitnya untuk esok hari.😀

album sabiq belajar duduk


Baca Diaryku Lainnya :

2 thoughts on “Sabiq’s Diary : Guling-guling

  1. rizzaumami Juli 18, 2015 / 00:39

    Ciye sabiq sudah tambah skill-nya.

    • jampang Juli 18, 2015 / 20:23

      iya donk om. aku kan sudah tambah besar

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s