[FF] Andai Ada Jalan Lain

Kurasakan udara hangat mulai mengusir dingin yang sejak tadi memelukku. Kubuka mataku perlahan. Kulihat Abner sedang duduk sambil melempar potongan-potongan kayu ke api unggun yang menari-nari.

Kudekati Abner dan duduk di sampingnya. Hangat api unggun menyerbu tubuhku.

“Bagaimana kondisimu?” tanya Abner.

“Kakiku seperti mati rasa. Tanganku yang memegang kruk juga pegal,” jawabku.

Pelarian ini sungguh berat bagi seseorang dengan kondisi sepertiku. Namun kami harus tetap melakukannya untuk menyelamatkan diri dari kejaran penguasa kejam yang ingin menghabisi seluruh penentangnya.

“Perjalanan esok hari akan lebih berat lagi,” timpal Abner seolah bisa membaca pikiranku.

“Bukannya kita cukup menaiki tangga yang kita temukan sore tadi untuk memanjat dinding setinggi pohon kelapa itu?”

“Maaf, Ben. Tidak bisa.”

“Mengapa?” tanyaku tanpa bisa menyembunyikan rasa heran.

“Kau lihat api unggun yang menghangatkan tubuh kita ini? Aku menggunakan kayu dari tangga tersebut untuk membuatnya,” jawab Abner.

“Kamu gila!” teriakku.

“Aku tidak gila. Aku melakukannya untuk menyelamatkan kita agar tidak mati kedinginan di sini. Kita akan mencari jalan lain.”

Kutahan amarahku yang bergejolak. Terbayang semua waktu dan tenaga yang kukerahkan harus terbuang percuma karena ulah sahabatku sendiri.

“Lagi pula, meski tangga itu masih utuh, kita tetap tidak bisa menggunakannya,” sambung Abner.

“Maksudmu?”

“Apa dengan kondisimu kau bisa memanjat tangga itu?” Abner balik bertanya.

Aku terdiam. Abner benar. Aku tidak bisa memanjat tangga itu dengan satu tangan dan satu kaki.

“Tapi kau bisa, kan?”

Abner menundukkan wajahnya.

“Kau bisa memanjat tangga itu kemudian membantuku, kan?” tanyaku lagi.

“Ben, apa kau lupa? Aku ini penderita acrophobia. Aku takut dengan ketinggian.”

*****

Akhir tahun lalu, saya sempat mengikuti ajang atau kontes idol yang diadakan oleh Monday Flash Fiction. Di tahap yang disebut pretest, para peserta ditantang untuk membuat sebuah flash fiction berdasarkan sebuah gambar yang menjadi ilustrasi di atas. Di tahap pretest akan dipilih empat flash fiction terbaik dari delapan flash fiction yang dibuat peserta di tiga kelompok yang ada.

Saya sempat membuat dua buah flash fiction berdasarkan gambar tersebut. Flash fiction pertama berjudul “Muflis” yang sudah pernah saya posting di sini. Saya posting flash fiction tersebut beberapa waktu yang lalu karena saya tidak memilihnya untuk dinilai oleh para dewan juri. Saya lebih memilih flash fiction berjudul “Andai Ada Jalan Lain” di atas. Alasannya karena flash fiction “Muflis” terlalu segmented karena bernuansa religius.

Di saat pengumuman hasil penilaian, dewan juri menyatakan bahwa flash fiction di atas kurang menarik dan banyak kelemahan di dalamnya. Hasilnya, flash fiction di atas kalah bersaing dengan hasil karya peserta yang lain. Dan saya pun tereleminasi.

Jadinya, daripada hanya tersimpan di dalam email dan harddisk, saya posting saja di blog ini. 😀


Baca Flash Fiction Lainnya :

8 thoughts on “[FF] Andai Ada Jalan Lain

  1. dani Juli 27, 2015 / 09:12

    Saya tadi mikir kok kayaknya pernah lihat gambarnya dan ceritanya kok gak asing. Hehehe. Apa karena gambarnya aja ya. Padahal bagus kalo menurut saya Bang.

    • jampang Juli 27, 2015 / 14:32

      ceritanya meski temanya sama tapi beda, mas sama yang dulu itu. cuma ilustrasinya ya sama persis 😀

  2. Dyah Sujiati Juli 27, 2015 / 11:23

    Iya sih, memang endingnya gak ‘menghentak’

    • jampang Juli 27, 2015 / 14:31

      mungkin seperti itu anggapan para dewan juri 😀

  3. Vinda Filazara Juli 27, 2015 / 14:19

    Keren kok Bang. Never give up ! yo bikin lagi 😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s