#FFRabu – Tepuk Tangan

ff100kata
“Cepat putuskan tali itu!”

Suara tersebut melintas di telingaku seiring jeritan minta tolong istriku.

“Sambi!” teriakku memanggil nama istriku yang dibawa segerombolan perampok rumahku. Sementara kedua tanganku terikat di salah satu tiang rumah.

Kukerahkan seluruh tenaga yang kupunya untuk memutuskan tali yang mengikat kedua tanganku. Beberapa kali kumencoba, namun selalu gagal.

Di saat diriku hampir putus asa, telingaku kembali mendengar suara-suara yang entah berasal dari mana.

“Ayo! Kamu bisa!”

“Cepat! Cepat!”

Teriakan itu seperti melecut semangat dan tenagaku kembali. Di percobaan selanjutnya, aku berhasil melepaskan diri.

Segera aku berlari untuk menyelamatkan Sambi diiringi suara tepuk tangan para penonton layar tancap.


Baca #FF100Kata Lainnya :

18 thoughts on “#FFRabu – Tepuk Tangan

  1. alrisblog September 10, 2015 / 12:00

    Apakah masih ada layar tancap jaman sekarang, kang?

    • jampang September 11, 2015 / 09:13

      kurang tahu, mas. beberapa tahun lalu masih ada.

  2. pitaloka89 September 10, 2015 / 12:27

    Ini tokoh di film layar tancapnya yang ngomong? Bang Rhoma jangan-jangan. hehehe…

    • jampang September 11, 2015 / 09:07

      mbak bilang bang rhoma saya jadi inget film Jaka Swara😀

      • pitaloka89 September 14, 2015 / 09:21

        Hahahaha…

      • jampang September 14, 2015 / 14:13

        😀

  3. Grant September 10, 2015 / 16:47

    wah, layar tancep ternyata… jaman sekarang layar tancepnya disorot pake in focus ya..😀

    • jampang September 11, 2015 / 09:05

      😀
      kalau pake in focus namanya bukan layar tancap donk, mbak.

  4. zilko September 10, 2015 / 16:51

    Aku kira pertunjukan teater awalnya, hahaha😀

    • jampang September 11, 2015 / 08:57

      😀
      sebenarnya bisa juga seh yah. tapi kalau begitu pemainnya bisa2 nggak konsentrasi saat pentas karena diteriakin terus

    • jampang September 11, 2015 / 08:56

      ada kemungkinan begitu, pak😀

  5. Ara AnggARA September 11, 2015 / 11:57

    saya terakhir nonton layar tanca dulu waktu SD tahun 2004 mungkin

    • jampang September 12, 2015 / 23:19

      kalau begitu, saya tahun-tahun sebelumnya😀

  6. Jannu September 24, 2015 / 21:32

    awalannya terasa kurang pas. serasa membaca potongan dari cerita yg lebih besar.

    • jampang September 28, 2015 / 08:06

      iya. memang sedikit memaksa. tapi karena dapat idenya begitu…. jadinya ya gitu😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s