#FFRabu – Melamar

ff100kata
Di hadapanku, duduk seorang perempuan yang menikahi ayahku empat tahun yang lalu. Sementara di sebelahku, duduk seorang gadis manis yang telah mengisi ruang hatiku. Vira namanya. Kami saling mencintai. Kini, kami sudah memantapkan diri melanjutkan hubungan kami ke tingkat yang lebih tinggi.

“Ma!” aku memulai pembicaraan. “Empat tahun lalu, Papa datang ke keluarga Mama untuk me;amar Mama. Kini, aku ingin mengikuti jejak langkah Papa.”

“Maksudmu, kamu mau melamar seorang perempuan untuk menjadi istrimu?” tanya Mama.

“Iya, Ma.”

“Ah, syukurlah. Apa Mama mengenal perempuan pilihanmu itu?”

“Mama pasti mengenalnya. Bahkan sangat mengenalnya, sabab Mama yang melahirkannya!” jawabku sambil menggenggam tangan Vira.


Baca #FF100Kata Lainnya :

12 thoughts on “#FFRabu – Melamar

  1. Alris Oktober 8, 2015 / 04:29

    Cinta terlarang dong…

  2. ndu.t.yke Oktober 8, 2015 / 05:11

    JREEEEENG…. Seru nih kayaknya 😆

    • jampang Oktober 8, 2015 / 07:45

      kalau masing2 ngerti ilmunya seh nggak akan seru, mbak 😀

      • ndu.t.yke Oktober 8, 2015 / 07:50

        Ilmunya gmn? Share dong

      • jampang Oktober 8, 2015 / 08:10

        yang bikin seru itu kan kalau masing-masing dari mereka menganggap bahwa hubungan si aku dan vira itu nggak boleh karena ayah dan ibu mereka sudah menikah seperti pernah diangkat ke dalam sebuah sinetron dan sempat saya tulis jalan ceritanya di postingan lama saya yang ini

        https://jampang.wordpress.com/2013/09/07/mertuaku-ibu-tiriku/

    • jampang Oktober 8, 2015 / 08:09

      iya, gpp. kan sudah pernah dibahas 😀

  3. herma1206 Oktober 8, 2015 / 21:15

    Menikahi adik tiri ternyata boleh ya…ketahuan bgt sya kurang ilmu..hehe

    • jampang Oktober 9, 2015 / 08:09

      mungkin karena jarang ada kejadian, jadinya jarang diangkat ke dalam pembahasan diskusi

    • jampang Oktober 12, 2015 / 04:18

      nggak banyak kan?

      *ngeles*

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s