Sabiq’s Diary : Odong-odong

sabiq naik odong-odong

cicak-cicak di dinding
diam diam merayap
datang seekor nyamuk
hap … lalu ditangkap

Cicak, adalah salah satu dari beberapa binatang yang bisa menarik perhatianku. Binatang lainnya adalah semut, burung, kucing, ayam, dan kambing. Jika aku digendong Abi atau Ummi dari keluar kamar atau ke teras rumah, mataku langsung mencari-cari keberadaan cicak. Sayangnya, aku lebih melihat tembok tembok saja dibandingkan melihat cicak yang sedang merayap.

Beberapa waktu yang lalu, aku mendengar sebuah lagu yang bercerita tentang cicak. Aku baru pertama kali mendengarnya. Dan sepertinya, lagu anak-anak seperti itu sudah jarang diputar. Kondisi seperti ini sangat jauh berbeda dengan masa ketika Abi kecil. Di masa Abi kecil, lagu anak-anak sering terdengar di televisi. Bahkan ada acara khusus yang berisi tayangan video klip lagu anak-anak. Sementara sekarang, tak ada lagi acara khusus lagu anak-anak. Bahkan yang ada adalah anak-anak yang menyanyikan lagu orang dewasa.

Salah satu profesi yang masih memperdengarkan lagu anak-anak adalah Tukang Odong-odong. Mereka memutar lagu anak-anak untuk menarik perhatian anak-anak agar mau naik odong-odong. Nah, beberapa waktu lalu aku sempat naik odong-odong untuk pertama kalinya. Aku naik bersama kakak-kakak sepupuku. Iya, aku yang paling kecil.

Aku naik odong-odong sepeda motor. Aku sudah bisa duduk dengan baik dengan kedua tanganku berpegangan pada stang odong-odong sepeda motor. Tapi untuk menjaga agar aku lebih nyaman dan aman, Abi tetap berjaga-jaga dengan berdiri di sampingku sambil memposisikan kedua tangannya beberapa centi dari tubuhku. Lalu Ummi merekam aksiku itu ke dalam video. Selanjutnya, giliran Ummi yang menjagaku dan Abi yang mengambil fotoku dengan handphone.

Mungkin, setelah Abi dan Ummi melihat bahwa aku bisa naik odong-odong tanpa rasa takut, di lain kesempatan aku diizinkan untuk naik mainan jenis lainnya😀


Baca Diaryku Lainnya :

9 thoughts on “Sabiq’s Diary : Odong-odong

  1. capung2 Oktober 9, 2015 / 16:13

    Skrg odong2 udah jarang terlht dtmpt sya.😀

    • jampang Oktober 12, 2015 / 04:19

      kalau saya sedang di rumah, saya sempat lihat tukang odong2 lewat, mas

  2. Ria Angelina Oktober 9, 2015 / 19:34

    Ya ampun emang sudah brapa lama ngak BW kok si kecil udah gede aja ya..

    • jampang Oktober 12, 2015 / 04:19

      lumayan lama, tante😀

    • jampang Oktober 12, 2015 / 04:17

      iya dong, tante😀

  3. pitaloka89 Oktober 13, 2015 / 10:05

    odong-odong jarang lewat depan rumah…

    • jampang Oktober 15, 2015 / 23:00

      salam kenal juga. terima kasih sudah berkunjung

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s