[Prompt#91] Pesan Untukku

beach

Lelaki yang baru kujumpai kemarin itu memegang erat tanganku. Dia mengajakku kembali ke tempat pertama kali kami berjumpa. Di pantai yang tak jauh dari rumahku. Berdua, kami melangkah menyusuri pantai yang bermandikan warna lembayung senja. Senja, waktu di mana kami bersua dan kini menjadi masanya kami berpisah.

“Awan, kamu menyukai pantai?” tanya lelaki itu yang ternyata memiliki nama yang sama denganku.

Aku mengangguk.

“Apa yang kau ketahui tentang pantai?” tanyanya lagi.

“Pasir. Ombak. Nelayan. Ikan,” jawabku. Sebagai anak kecil, hanya itu yang bisa kujawab.

“Hm, mungkin kamu masih terlalu dini untuk mengerti apa yang akan aku sampaikan. Tetapi kuyakin memorimu akan kuat mengingatnya dan kelak kau akan memahami apa yang akan kukatakan kepadamu,” ucap lelaki yang usianya mungkin seumuran dengan bapakku dan memiliki tahi lalat yang di wajah sepertiku.

“Ombak yang datang dari tengah laut menuju pantai ibarat masa depan. Kamu tidak akan tahu seberapa besar dan kuat ombak itu akan datang menerjang. Adakalanya kecil dan ramah hingga membuatmu tertawa ketika kaki kecilmu disapanya. Namun adakalanya ombak itu akan datang dengan kekuatan yang sangat besar yang akan menghancurkan apa saja yang diterjangnya.”

Aku terdiam mendengarkan.

“Sementara pantai ini ibarat masa sekarang. Kau bisa melakukan apa saja terhadap pantai ini agar siap menghadapi gelombang yang akan datang.”

Lelaki itu kemudian berlutut di hadapanku. Kedua tangannya memegang bahuku.

“Awan, hidupku sangat berantakan. Aku tak memilik pekerjaan tetap. Aku tak memiliki rumah. Aku tinggal berpindah-pindah dari satu tempat penampungan ke penampungan yang lain. Semua itu karena aku terlena dengan masa mudaku.”

Kulihat kedua matanya berkca-kaca.

“Aku tak bisa mengubah masa laluku. Tapi kamu bisa mengubah masa depanmu. Berjanjilah kepada dirimu sendiri untuk belajar yang giat dan bekerja keras agar dirimu tidak menjadi seperti diriku. Bagaimanapun juga, aku mengingkan kehidupan yang lebih baik dan aku membutuhkan bantuanmu. Sebab aku adalah dirimu di masa depan!”


Tulisan Terkait Lainnya :

13 thoughts on “[Prompt#91] Pesan Untukku

  1. Gara Oktober 12, 2015 / 11:12

    Pasti Awan yang besar menaiki mesin waktu untuk bisa sampai ke masa ketika dirinya masih kecil, Mas :hehe. Yah paling tidak, ketika Awan yang masih kecil itu beranjak dewasa, semoga dia mendengar pesan itu sehingga dirinya tidak jatuh ke lubang yang sama. Eh tapi itu artinya ada dunia yang paralel, ya… *mulai bingung*.
    Pantainya bagus! Itu di Lombok, kah? *ngaku aja terus :haha*.

    • jampang Oktober 12, 2015 / 13:02

      iya yah… ada dunia paralel. tapi itu bisa dibuktikan nggak seh? kalau secara teori mungkin bisa yah.

      nggak tahu, gar. asal nyomot aja. ngambil dari web yang menyediakan gambar secara gratis tanpa perlu pasang attribute apa pun😀

      • Gara Oktober 12, 2015 / 13:34

        Oalah :hehe. Apa tuh webnya, Bang? Mau dong :hehe.

      • Febriyan Lukito Oktober 12, 2015 / 13:50

        Gara mah semua pantai bagus dibilangnya Lombok.

        Pakai pexels.com ya Mas Jampang?

      • Febriyan Lukito Oktober 12, 2015 / 15:57

        Nambah satu lagi deh. makasih ya mas

  2. herma1206 Oktober 13, 2015 / 10:48

    waah…gimana ya klo benar bisa melhat diri sendiri di masa depan…

    • jampang Oktober 13, 2015 / 11:06

      kurang tahu deh…. ya jelas bisa hancur dunia

  3. Firman Oktober 13, 2015 / 12:41

    Awan kecil pasti bingung, setelah besar dan terjadi barulah sadar..

    • jampang Oktober 13, 2015 / 13:42

      bisa jadi begitu, mas

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s