[Prompt#92] Meteor

prompt92 meteor garden

Ribuan tahun silam

Langit malam tak seperti biasa. Tak hanya bulan dan bintang yang menghiasinya. Terlihat puluhan, bahkan ratusan benda langit lain yang bergerak menuju bumi yang tenang dengan kecepatan yang sangat luar biasa. Mereka adalah para meteor.

“Kalian ingin menghancurkanku?” teriak bumi membelah angkasa. “Kalian tak akan sanggup! Kalian akan hancur!”

Ratusan meteor tersebut tak menggubris teriakan bumi. Mereka terus bergerak menuju bumi dengan kepercayaan diri yang tinggi.

“Baiklah jika itu yang kalian mau. Sambutlah kehancuran kalian!”

Tak lama kemudian, ratusan meteor tersebut bergetar serta mengeluarkan bunga api. Mereka mulai bergesekan dengan perisai bumi yang dikenal dengan sebutan atmosfer. Getaran mereka semakin cepat dan bunga api yang memercik dari tubuh mereka semakin banyak dan besar.

Semakin mereka medekati bumi, semakin besar gesekan atmosfer terhadap tubuh mereka. Akibatnya, tubuh mereka semakin kecil. Semakin kecil. Hingga pada akhirnya, ratusan meteor itu berubah menjadi butiran-butiran abu di angkasa. Para meteor itu tidak berhasil menghancurkan bumi. Jangankan melukai, tiba di bumi pun mereka tidak mampu.

Beberapa ratus tahun yang akan datang

Langit malam tak seperti biasa. Tak hanya bulan dan bintang yang menghiasinya. Terlihat sebuah benda langit lain yang bergerak menuju bumi yang tenang dengan kecepatan yang sangat luar biasa. Sebuah meteor kembali akan menyerang bumi.

“Hai Mateor! Apa kamu ingin menyerangku seorang diri?” tanya Bumi dengan penuh kesombongan.

Meteor tersebut diam tak menjawab. Dia terus begerak mendekati Bumi dengan kecepatan konstan.

“Apa kau sudah lupa dengan kejadian ribuan tahun yang lalu? Saat itu, ratusan meteor tak mampu menyentuh kulitku, apalagi cuma satu!”

Meteor hanya memberikan sebuah senyuman sinis kepada Bumi. Tak ada sepatah kata yang keluar darinya.

“Baiklah, kalau begitu, terimalah kehancuranmu!”

Tak lama kemudian, meteor tersebut bergetar serta mengeluarkan bunga api. Ia mulai bergesekan dengan atmosfer, perisai bumi. Meteor tersebut bergetar semakin cepat dan bunga api yang memercik dari tubuhnyasemakin banyak dan besar.

Semakin dalam Meteor tersebut mencoba menembus perisai Bumi, semakin besar gesekan yang terjadi. Akibatnya, tubuh Meteor tersebut mulai mengecil.

Bumi tersenyum. Diirinya menang kembali.

Namun senyum tersebut langsung hilang seketika. Wajahnya berubah menjadi pucat pasi. Tatapannya tertuju ke arah di balik Meteor yang hampir berhasil dihancurkannya. Di balik Meteor tersebut, terlihat barisan meteor lain dengan tubuh yang masih utuh karena terlindungi oleh Meteor yang berada di depannya.

 

 


Tulisan Terkait Lainnya :

12 thoughts on “[Prompt#92] Meteor

  1. Alris Oktober 20, 2015 / 09:12

    Waktu kecil suka saya memandang “bintang” jatuh ini,🙂

    • jampang Oktober 20, 2015 / 10:47

      saya belum pernah lihat langsung, mas

  2. dani Oktober 20, 2015 / 09:12

    Bumi gimana dong Bang?😦

    • jampang Oktober 20, 2015 / 10:47

      entahlah, mas….. hiks

  3. Gara Oktober 20, 2015 / 09:49

    Belum lagi sekarang atmosfernya makin tipis gara-gara ulah orang-orang yang tinggal di bumi ya Mas :hehe. Saya suka dengan peletakan pemotongan cerita (apaan sih ini :haha), jadinya semacam adegan film aksi yang sedang seru tapi dipotong di tengah-tengah dan itu memberi efek yang dramatis banget :hehe. Top!

    • jampang Oktober 20, 2015 / 10:47

      bisa jadi itu memberikan pengaruh terhadap kekuatan perisai bumi, ya gar.
      😀

      terima kasih, Gar

      • Gara Oktober 20, 2015 / 13:24

        Sepertinya demikian, Mas :hehe. Sama-sama!

      • jampang Oktober 20, 2015 / 13:39

        😀

  4. Adi Setiadi Oktober 20, 2015 / 14:55

    zaman dulu, meteor mudah dilihat karena jarang sekali lampu penerangan, berbeda dengan sekarang…

    • jampang Oktober 20, 2015 / 15:44

      bisa juga karena dahulu langiti masih bersih dari polusi yah

  5. Dyah Sujiati Oktober 21, 2015 / 22:05

    Wew! Itu meteor apa ya namanya? Terus efek yang terjadi apa ketika meteor kecil itu sampai di bumi?

    • jampang Oktober 22, 2015 / 07:40

      nggak tahu apa namanya.
      hmm… kalau di cerita di atas, belum sampe ke bumi meteor kecilnya

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s