Sabiq’s Diary : Ambil-lempar, Buka-tutup, dan Tarik-dorong

sabiq pakai topi
Saat ini, aku senang sekali dengan banyak benda atau barang yang kulihat, termasuk binatang. Jika aku melihat kucing atau kambing, aku akan menggerak-gerakkan tanganku untuk menyentuhnya. Aku belum pernah menyentuh kucing, tapi aku pernah menyentuh kambing. Namun tentu saja, aku tak bisa melakukannya sendiri. Abi yang membantuku.

Di dalam rumah, jika aku melihat sebuah benda atau barang yang menurutku menarik, aku akan memberi isyarat kepada Abi atau Ummi dengan menggerakkan tanganku. Selanjutnya, Abi atau Ummi akan melangkah mendekati benda tersebut sambil menggendongku.

Setelah dekat, aku akan mencoba untuk mengambilnya. Aku akan memperhatikan benda tersebut ketika berada ditanganku. Jika sudah bosan, aku akan meletakkannya kembali ke tempat semula. Aku sering melakukannya berulang-ulang kali.

Aku juga senang melempar-lempar benda-benda. Yang paling aku suka adalah melempar bola meskipun baru lemparan alakadarnya. Kadang pelan, kadang keras. Jika sudah kulempar, aku akan meminta kembali. Jika sudah diberikan, aku akan melamparnya lagi. Begitulah yang kulakukan selama beberapa kali.

Aku juga senang membuka pintu lemari tempat Ummi menyimpan pakaian bersihku. Setelah pintu lemari tersebut, aku akan menutupnya kembali. Aku akan melakukan hal tersebut beberapa kali hingga aku bosan atau aku ingin untuk melakukan sesuatu yang lain. Hal yang sama juga aku lakukan terhadap pintu rumah dan pintu kamar. Hanya saja, kedua pintu tersebut terasa lebih berat dibandingkan dengan pintu lemari pakaian.

Selain membuka dan menutup lemari, aku juga senang membuka-buka buku. Aku senang dengan buku yang penuh dengan gambar dan warna. Hanya saja aku belum memiliki banyak buku. Buku yang sering kubuka adalah katalog dari sebuah ritel alat-alat rumah tangga dari Swedia. Aku suka sekali membuka-buka halamannya sampai-sampai ada beberapa halaman yang sobek.

Oh iya, ada satu hal yang menyenangkan bagiku. Aku senang sekali menggerak-gerakkan sepedaku. Jika Abi atau Ummi mendudukkan aku di lantai, kemudian meletakkan sepedaku di hadapanku, aku akan menarik dan mendorong sepedaku itu maju dan mundur berulang-ulang. Terkadang, saat aku menarik dan mendorong sepeda tersebut, tanpa sengaja aku mengubah posisi dudukku seperti sedikit berputar. Akibatnya, salah satu kakiku sering terkena roda sepeda. Untunglah tidak sakit sehingga aku tidak perlu menangis😀


Baca Diaryku Lainnya :

22 thoughts on “Sabiq’s Diary : Ambil-lempar, Buka-tutup, dan Tarik-dorong

  1. ndu.t.yke Oktober 29, 2015 / 15:12

    Wah kayak tante dong. Sukanya liat katalog IKEA😉

    • jampang Oktober 29, 2015 / 16:34

      harganya mihil-mihil bingits tante😀

      • ndu.t.yke Oktober 29, 2015 / 19:36

        Iyaaa, bener.

      • jampang Oktober 30, 2015 / 07:42

        😀

    • dani Oktober 29, 2015 / 18:12

      Hahaha tanteee. Sama kayak Om yang juga suka lihat-lihatnya doang. Belanjanya kagak.😀

      • ndu.t.yke Oktober 29, 2015 / 19:35

        Ih belanja dong oom yg sepuluhribuan hahaha…. (Kagak ada dimari cuy…. Barang 99sen AUD dimari jadi 40rebu ajee…h

      • jampang Oktober 30, 2015 / 07:43

        kalau belum perlu aku nggak mau beli, om

  2. Ria Angelina Oktober 29, 2015 / 20:23

    Wah mungkin sering memperhatikan uminya tiap hari.

    • jampang Oktober 30, 2015 / 07:42

      sekarang aku sedang suka-sukanya meniru, om

  3. Gara Oktober 29, 2015 / 22:40

    Lagi aktif-aktifnya yak, penasaran dengan semua barang terus kepengen digerak-gerakin semua. Cuma hati-hati ya, kalau abi dan umimu ada melarang untuk barang-barang tertentu, diturutin ya, jangan dilawan :)). Sehat-sehat terus ya, ngomong-ngomong tumben deh dengar ceritamu di sini.

    • jampang Oktober 30, 2015 / 07:41

      iya, om. kadang kalau aku naik sepeda, aku sampai menengok ke belakang untuk melihat benda yang ingin kulihat. terima kasih, om.

      iya nih, baru sempat nulis lagi nih😀

      • Gara November 2, 2015 / 14:42

        Sip :)).

      • jampang November 2, 2015 / 16:03

        😀

      • jampang Oktober 30, 2015 / 13:25

        bisa donk, om😛

  4. Akhmad Muhaimin Azzet Oktober 30, 2015 / 08:54

    Ambil lalu dilempar, membuka-buka, menutup-nutup, membuka-nutup, menarik dan mendorong, sungguh aktivitas yang asyik dan menyenangkan yaaa…🙂

    • jampang Oktober 30, 2015 / 10:16

      iya, om. aku senang melakukannya. kalau diminta berhenti tanpa keinginanku, aku bisa nangis😀

  5. Rahmat_98 Oktober 30, 2015 / 10:49

    Wah ketinggalan berita nih…
    Sabiqs udah gede ya…

  6. edi padmono Oktober 31, 2015 / 05:41

    Udah gede tuh….udah saatnya mas…. 😀

    • jampang Oktober 31, 2015 / 21:31

      Iya… Beliin baju baru😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s