Ornate : Masjid Shalahuddin

masjid shalahuddin KPDJP

Di salah satu bab dari draft novel “Pernikahan Kedua” yang berjudul “Melodi Sang Muadzin”, saya mendeskripsikan bangunan sebuah masjid yang terletak di lingkungan kantor tempat Zul dan Sali bekerja. Berikut adalah beberapa pargrafnya :

Sebuah masjid berdiri bersebelahan dengan gedung Grha Tirtaloka II. Masjid tersebut memiliki arsitektur yang sangat indah. Dua menara berdiri tegak mengapit sebuah kubah besar di tengah-tengah masjid. Kubah tersebut tidak dicat dengan warna polos, namun diberikan ornamen-ornamen berupa mozaik yang beraneka ragam betuknya. Ukuran ornamen-ornamen tersebut besar di bagian bawah kubah kemudian semakin mengecil hingga ke puncak kubah.

Masjid dengan dua lantai tersebut diberi nama Al-Muflihun. Pemberian nama tersebut didasari sebuah doa dan harapan agar para pegawai perusahaan yang berkantor di Grha Tirtaloka bisa menjadi orang-orang yang beruntung, baik di dunia maupun di akhirat. Mereka bisa sukses sebagai pegawai, mereka juga bisa sukses menjadikan pekerjaan mereka sebagai salah satu ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Untuk menuju pintu utama masjid Al-muflihun, terdapat beberapa anak tangga yang harus dinaiki. Setelah menaiki anak tangga tersebut, para jama’ah laki-laki bisa masuk ke ruang utama masjid melalui tiga buah pintu besar yang tersedia. Sementara untuk jama’ah perempuan harus menaiki anak tangga lagi ke lantai dua yang memang dikhususkan sebagai tempat shalat bagi jama’ah perempuan.

Gambaran tersebut merupakan gambaran nyata dari bangunan masjid kantor di mana saya bekerja. Namanya Masjid Shalahuddin. Masjid Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak. Ya, kurang lebih seperti itulah menurut sudut pandang saya pribadi.

Tadi pagi, saya menyempatkan untuk mengambil foto kubah Masjid Shalahuddin untuk ikut meramaikan tantangan Weekly Photo Challenge kali ini yang mengambil tema “ornate” yang kalau menggunakan google translate diartikan berbunga atau banyak hiasan. Saya pikir, kubah Masjid Shalahuddin di atas termasuk yang memiliki banyak hiasan sebab tidak dicat dengan warna polos. Jadi cocoklah dengan tema Weekly Photo Challenge kali ini😀

Lihat Juga Foto Weekly Photo Challenge Lainnya :

10 thoughts on “Ornate : Masjid Shalahuddin

  1. zilko November 10, 2015 / 15:00

    Motif di kubahnya cantik ya😀

    • jampang November 10, 2015 / 15:57

      iya, mas. cuma ada bagian yang sudah nggak mulus lagi

  2. dani November 10, 2015 / 16:16

    Cantik Bang atapnya…

    • jampang November 11, 2015 / 07:44

      iya, mas umumnya seh kebanyakan yang saya temui polos aja.

  3. Orin November 11, 2015 / 14:58

    itu dicat ya bang? terlihat seperti tempelan keramik. Bagus ya rapi bgt.

    • jampang November 11, 2015 / 16:31

      ditempelin keramik, teh. nggak kebayang pasangnya itu gimana. butuh ketelitian dan ketelatenan

    • jampang November 12, 2015 / 09:31

      iya… betul betul betul😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s