Now : Sabiq Under The Chair

Weekly Photo Challenge kali ini mengambil tema “Now”. Foto yang mungkin cocok dengan teman kali ini bisa berupa foto dengan hasil bidikan yang tidak sempurna, yang kurang bagus, atau yang biasa-biasa saja. Jadi sepertinya bukan foto yang wah. Karenanya, saya jatuhkan pilihan kepada foto di bawah ini. Foto ketika Sabiq berada di bawah kursi.

sabiq di bawah kursi

Di hari libur kemarin, kami bertiga pergi bersilaturahim ke Pamulang untuk menjenguk keponakan yang baru lahir alias adik sepupu Sabiq. Kami berada di Pamulang selama dua hari satu malam.

Di sore hari mendekati waktu ashar, Sabiq bermain di teras. Saat duduk-duduk di teras, Sabiq melihat benda yang menarik perhatiannya. Benda tersebut adalah beberapa sandal yang tergeletak.

Karena merasa tertarik, Sabiq langsung bergerak mendekati sandal-sandal tersebut. Sepertinya Sabiq tidak menyadari bahwa ketika dirinya mendekati sandal, ia sudah berada di bawah sebuah kursi yang letaknya memang dekat dengan sandal-sandal tersebut.

Saya langsung mengambil gambarnya.

Maksud hati sebenarnya ingin mengambil dengan posisi wajah Sabiq menghadap kamera. Tetapi meski sudah beberapa kali dipanggil, Sabiq belum juga memalingkan wajahnya dari sandal-sandal tersebut. Ya sudah, daripada tidak dapat gambar sama sekali, sakhirnya saya ambil foto Sabiq yang membelakangi kamera seperti foto di atas.

Beberapa saat kemudian, Sabiq membalikkan badan ke arah saya yang berada di sampingnya dan baru menyadari bahwa dirinya berada di bawah kursi. Sabiq pun menangis.


Tulisan Terkait Lainnya :

23 thoughts on “Now : Sabiq Under The Chair

  1. ndu.t.yke Desember 29, 2015 / 15:05

    Lho kok nangis, Sabiq? Hehehe…. Mungkin merasa terkungkung kaki kursi ya?

    • jampang Desember 29, 2015 / 15:17

      bisa jadi, mbak.
      atau mungkin kepentok kursi yah?😀

      • ndu.t.yke Desember 29, 2015 / 15:22

        Hehe iya

      • jampang Desember 29, 2015 / 16:01

        dan pas nangis…. saya bukannya langsung gendong…. malah saya foto lagi😀

      • ndu.t.yke Desember 29, 2015 / 16:07

        wkwkwkwk… sabiq tp anaknya kan sabar….

      • jampang Desember 29, 2015 / 16:27

        iya…. mau aja difoto😀

  2. Fadillaskrn Desember 29, 2015 / 15:57

    Aku dulu pas kecil suka banget ngumpet di bawah kolong meja-kursi gitu lol😂😂

    • jampang Desember 29, 2015 / 16:01

      sepertinya saya juga suka😀

  3. Jejak Parmantos Desember 29, 2015 / 16:12

    Sabiq kenapa nangis? ketahuan ngumpet sama abi ya?

    • jampang Desember 29, 2015 / 16:26

      ngerasa terkurung atau kepentok kursi

    • jampang Desember 29, 2015 / 20:12

      Hello… Thank you
      Wow… Your pictures are so beautifull. I think I can get a picture like them with my camera😦

      • jampang Desember 30, 2015 / 05:04

        I only use my Handphone’s camera not a real camera to get picture like in this post

      • jampang Desember 30, 2015 / 08:00

        thanks, but i’m not sure

    • jampang Desember 30, 2015 / 05:02

      Antara kejedot dan takut nih tante…. Jadi nangis

  4. Gara Desember 29, 2015 / 22:06

    Saya malah waktu kecil suka sembunyi di belakang kursi, apalagi kalau ada tamu datang. Maklum, saya dulu takut dengan orang, kalau dengar suara pintu dibuka pasti langsung sembunyi :hehe. Iya Mas, mungkin Sabiq kepentok kursi, makanya jadi nangis *sotoy banget dah :haha*.

    • jampang Desember 30, 2015 / 05:01

      Mungkin beda2 tipis dg masa kecil saya…. Saya sembunyi di bawah bangku panjang sering… Sembunyi di pojokan, ruang antara bangku panjang dan bangku kecil juga suka…
      😀

      • Gara Desember 31, 2015 / 11:26

        Sukanya nyelip ya Mas, supaya tahu apa muat dan tidak di suatu tempat :haha *kabur*.

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s