Weight(less) : Nyangsrang

nyangsrang
Nyangsrang adalah salah satu kosa kata dalam Bahasa Betawi. Kata ini biasa digunakan untuk menggambarkan keadaan suatu benda yang seharusnya jatuh ke tanah tetapi tersangkut di batang pohon, di atap, atau sesuatu lainnya. Contoh dalam bentuk gambar adalah seperti foto di atas. Sebuah ranting patah yang sudah kering yang tidak jatuh ke tanah karena nyangsrang di kabel.Tadi pagi saya membeli bubur ayam untuk sarapan. Tiba di lokasi, sudah ada tiga pelanggan yang sedang dilayani. Saya pun duduk di bangku plastik yang disediakan penjual untuk menunggu giliran.

Sambil menunggu, saya memperhatikan keadaan keliling. Di belakang saya ada deretan ruko yang masih tutup. Pintu gerbangnya juga demikian. Di depan saya, Jalan Raya Kebayoran Lama yang sudah ramai dengan lalu-lalang kendaraan bermotor. Ketika saya menengok ke atas, saya melihat pemandangan seperti foto di awal coretan ini.

Entah dari mana ranting kering itu berasal.Memang tak jauh dari ranting yang nyangsrang di kabel tersebut ada sebuah pohon yang cukup tinggi. Namun dahannya tidak sampai ke titik di mana ranting kering itu berada. Barangkali, ranting kering itu nyangsrang ketika ada orang yang memotong dahan pohon yang terlalu banyak atau tinggi demi keamanan dan kenyamanan.

Saya tak tahu pasti bagaimana ranting kering tersebut bisa nyangsrang di kabel itu. Yang jelas, pemandangan yang saya lihat bisa dijadikan sebagai objek foto untuk meramaikan weekly photo challenge kali ini yang mengangkat tema “Weight(less)”.

Saya menginterpretasikan weight(less) sebagai suatu kondisi di mana gravitasi seolah-olah tidak berpengaruh pada suatu benda sehingga benda tersebut melayang di udara semisal pesawat terbang atau bulu-bulu yang berterbangan atau suatu benda yang tertahan benda lain sehingga tidak jatuh ke tanah. Seperti foto ranting kering yang nyangsrang di kabel di atas.

Setidaknya itu adalah interpretasi saya terhadap penjelasan halaman dailypost yang memuat tantangan ini.

Hm… tapi saya tidak begitu yakin dengan hasil interpretasi saya sendiri😀


Lihat Juga Foto Weekly Photo Challenge Lainnya :

21 thoughts on “Weight(less) : Nyangsrang

  1. salmanrafan Januari 9, 2016 / 22:33

    nyangsang atau temangsang atau nyangkol kalau di sini, Bang

    • jampang Januari 9, 2016 / 22:34

      iya… tadi kan sempet googling terus si google bilang… mungkin yang ada maksud adalah “nyangsang”. gitu, pan😀

  2. firafirdaus Januari 9, 2016 / 23:06

    Itu kira2 bisa jadi bahaya nggak mas kalau dibiarin?

    • jampang Januari 10, 2016 / 11:53

      Kurang tahu deh mbak. Sepertinya kalau sudah kering begitu, kejadiannya sudah cukup lama

    • jampang Januari 10, 2016 / 11:58

      Bahsa jawanya itu yah😀

      • mysukmana Januari 10, 2016 / 14:35

        iyo mas iki boso jowo, ada lagi namanya “sliraku temangsang ning atimu wkwkw” itu biasanya orang2 yang lagi jatuh cinta..

      • jampang Januari 10, 2016 / 20:04

        😀
        Sepertinya saya bisa nebak artinya

      • mysukmana Januari 10, 2016 / 20:38

        Opo jal mas ?

      • jampang Januari 11, 2016 / 08:21

        mungkin kurang lebih artinya…. “aku padamu”
        😀

  3. ceritariyanti Januari 10, 2016 / 06:56

    Apapun kata yang dipakai yaa.. yang penting maksudnya sampai. Hehehe… karena saya pun sering kok nyangsrang di mal😀
    Anyway… ngeri amat kalo kejatuhan pas lagi makan buryam. Kan ga lucu kalo tiba2 bletaaakk… hehehe…

    • jampang Januari 10, 2016 / 11:59

      Tapi seperti ya ranting itu nyangsrangnya udah kuat, mbak😀

    • jampang Januari 10, 2016 / 12:00

      Artinya dan maksudnya sama ya, mbak

  4. zilko Januari 11, 2016 / 05:51

    Mungkin tertiup angin dan kebetulan nyangsrang di kabel ya?

    • jampang Januari 11, 2016 / 08:12

      kalau begitu, pasti anginnya kencang sekali, mas

    • jampang Januari 22, 2016 / 05:09

      Ya mungkin dua2nya dipake kali, cuma beda daerah. Bahasa betawi sendiri ada bbrp logat juga seh

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s