Si Putih

pakaian_lemari

“Mengapa kalian selalu menggangguku?” teriak Si Putih.

“Sebab tempatmu bukan di ini!” jawab Si Coklat.

“Betul! Lemari ini khusus untuk pakaian seperti kami, bukan untuk lembaran kain sepertimu!” timpal Si Biru.

“Tapi, bukankah Tuan yang membawaku ke sini adalah orang yang sama dengan yang membawa kalian juga?” Si Putih membela diri.

“Kupikir Tuan kita melakukan kesalahan,” kembali Si Coklat angkat bicara. “Andaikan Tuan kita ingin mengenakanmu, pastilah wujudmu sudah diubah menjadi kemeja atau celana seperti salah satu dari kami. ”

“Tapi aku yakin, Tuan kita tidak melakukan kesalahan atas diriku,” jawab Si Putih tertunduk lesu.

“Kita lihat saja nanti!” ucap Si Biru sinis.

Tiba-tiba pintu kamar terbuka.

Dua orang perempuan melangkah masuk dan mendekati lemari pakaian. Salah satunya membuka pintu lemari dan mengambil Si Putih.

“Apa itu, Bu?” tanya salah seorang dari mereka.

“Ayahmu sudah memiliki persiapan atas apa yang terjadi saat ini. Ini adalah kain kafan untuknya.”


Baca Flash Fiction Lainnya :

10 thoughts on “Si Putih

  1. Gara Februari 1, 2016 / 16:18

    Padahal kain putih itu justru yang akan jadi pakaian terakhir ya, Mas :hehe.

    • jampang Februari 2, 2016 / 08:46

      iya, pak. cerita kain kafan😀

  2. Dyah Sujiati Februari 2, 2016 / 10:38

    Sudah kuduga!

    Tapi keren nih imajinasinya. Sampai kain segala bisa ngobrol. Wkwkwk

    Tapi jadi gak nyambung sama gambar yg di ujung.😄

    • jampang Februari 2, 2016 / 10:46

      ya kan semua benda/makhluk di bumi ini bicara (bertasbih)😀
      ya, ilustrasinya apa adanya aja😛

  3. cumilebay.com Februari 2, 2016 / 22:26

    Ah serem kain kafan, suka deg2an kalo liat kain kafan🙂

    • jampang Februari 3, 2016 / 08:30

      iya. dan nanti itu yang akan menjadi pakaian terakhir😦

  4. cumilebay.com Februari 2, 2016 / 22:29

    Ah serem kain kafan, suka deg2an kalo liattt kain kafan🙂

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s