Rindu Untuk Syaikhan

syaikhan n abi selfie edit

Syaikhan, sebuah perpisahan telah merenggut hakmu separuh
kasih sayang yang kau terima tak lagi utuh
raga kita pun terasa jauh
hadirkan benih-benih rindu yang kian tumbuh

Maafkan, jika Abi tak bisa membersamaimu
Maafkan, jika Abi tak hadir ketika kau ingin kedua tangan ini memelukmu
Maafkan, jika Abi tak bisa lagi bercerita menjelang tidurmu
Maafkan, jika Abi hanya bisa menitipkan kepada awan, angin, dan kicau burung, salam rindu kepadamu

Syaikhan, saat kau merasa sepi sendiri
tataplah langit biru di mana kau berdiri
niscaya akan kau temukan rangkaian awan
menuliskan aksara rindu yang Abi titipkan

Syaikhan, ketika kau berada dalam kesunyian
dengarkanlah tutur angin yang bertiup perlahan
niscaya akan kau dengarkan
kidung rindu yang Abi nyanyikan

Syaikhan, ketika hatimu sedang hampa
simaklah kicau burung duta suara
niscaya ia akan menyebut-nyebut namamu
bersamaan dengan hati Abi yang sedang merinduimu


Baca Puisi Lainnya :

24 thoughts on “Rindu Untuk Syaikhan

    • jampang Februari 10, 2016 / 18:01

      Nggak, mas. Tapi saya dan syaikhan memang tinggal di kota yang berbeda😀

      • Adi Setiadi Februari 10, 2016 / 18:04

        Oh selama ini mas merantau ya..

      • jampang Februari 10, 2016 / 19:55

        Enggak juga… Mgkn bisa klik salah satu kata di puisi yg saya kasih link untuk lebih jelasnya

  1. Gara Februari 10, 2016 / 20:36

    Mudah-mudahan Syaikhan baca ini jadi dia tetap bisa merasa kasih sayangmu ya Mas :hehe.
    Semoga berhasil dengan giveaway-nya :)).

    • jampang Februari 10, 2016 / 20:44

      Aamiin. Terima kasih doanya, gar

      • Gara Februari 10, 2016 / 21:33

        Siap sama-sama :)),

    • jampang Februari 10, 2016 / 20:49

      Masih ikut umminya

  2. itsmearni Februari 11, 2016 / 08:56

    Kelak syaikhan baca ini
    Dan mengerti bahwa Abi tetap sayang padanya meski tak tinggal bersama🙂

  3. sari Februari 11, 2016 / 09:11

    jadwal ketemu syaikhan berapa pekan sekali?

    • jampang Februari 11, 2016 / 09:29

      nggak terjadwal seh. semaunya saya aja. jadi pas ke sana kadang nggak ketemu

      • sari Februari 15, 2016 / 16:51

        hooo…gak bisa dipastiin aja gitu waktunya..misalnya setiap sabtu pagi ato gimana..hehe..

      • jampang Februari 15, 2016 / 17:51

        Ya mungkin nanti bisa diatur

  4. lovelyristin Februari 11, 2016 / 11:37

    Wah romantis yaa.. semoga menang GA nya ^ ^

    • jampang Februari 11, 2016 / 14:07

      😀
      terima kasih, mbak

  5. Akhmad Muhaimin Azzet Februari 11, 2016 / 11:44

    Kerinduan itu begitu kerasa dalam puisi ini. Hmm…, kebersamaan secara fisik memang berjarak, tapi secara batin begitu dekatnya🙂

    • jampang Februari 11, 2016 / 14:07

      semoga, pak.
      semoga juga bisa dekat fisik dan dekat batin

  6. Ihwan Februari 18, 2016 / 12:48

    Hai Syaikhan, paman juga rindu neh sama kamu. Semoga kamu selalu sehat ya Nak, menjadi putra sholeh kebanggaan Abi dan Umi, aamiin.

    • jampang Februari 18, 2016 / 19:56

      Aamiin…. Terima kasih doanya, om

  7. dedi Agustus 26, 2016 / 23:11

    sangat menyentuh, apa yg anda rasakan saat ini sama

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s