[Prompt#108] Tertipu

caraphernelia
Hal yang paling kusesali seumur hidupku adalah menjadikan dirinya sebagai teman. Sahabat.

Entah sejak kapan aku mulai kenal lalu akrab dengannya. Aku tak ingat. Yang pasti, bukan diriku yang memulai untuk mendekatinya. Dialah yang mengawali kedekatan dan pertemanan kami.

Ayah, ibu, dan adikku pernah mengingatkan agar diriku tak menjalin hubungan dengan dirinya. Kelak aku bisa celaka, kata mereka. Tapi aku tak pernah menggubris peringatan mereka.

Dalam pikiranku, mereka hanya bisa melarang dan memprotes apa yang ingin aku lakukan tanpa memberikan pilihan-pilihan yang bisa kutempuh. Sementara dirinya selalu memberikanku motivasi untuk mencapai apa yang aku idam-idamkan. Dirinya selalu hadir dengan berbagai solusi atas segala masalah yang kuhadapi. Hingga pada akhirnya, aku bisa mewujudkan segala apa yang aku cita-citakan.

Tetapi akhir-akhir ini, aku mulai berpikir. Tak mungkin rasanya ayah, ibu, dan adikku hanya memprotes dan melarangku tanpa memberikan pilihan yang lebih baik. Sebab mereka adalah orang-orang yang mencintai dan menyayangiku. Mereka adalah keluargaku. Atau jangan-jangan sebenarnya mereka sudah sering memberikanku banyak pilihan. Namun aku sudah dibutakan oleh dirinya, maka tak nampak pilihan-pilihan itu di mataku.

Sepertinya aku baru tersadar sekarang. Keluargaku telah melakukan yang terbaik untuk diriku. Namun aku yang tak dapat menyadarinya. Kedua mataku telah dibutakan oleh bayang-bayang dirinya. Kedua telinga sudah ditulikan oleh bisikan-bisikannya yang penuh bisa. Dan hatiku sudah ditutupi oleh dinding tebal yang dibangun olehnya sehingga tak ada lagi cahaya yang bisa menerangi nuraniku.

Namun kesadaranku sudah terlambat. Aku sudah terjebak di tempat ini.

Pernah suatu ketika, dia mendatangiku. Tanpa membuang kesempatan, aku langsung meminta pertanggungjawabannya atas apa yang terjadi pada diriku. Sebab bagaimanapun juga, aku seperti ini karena mengikuti segala perkatannya.

“Hei, aku tak pernah memaksamu untuk menjadi teman atau sahabataku. Aku juga tak pernah mengancammu agar mau mengikuti semua perkataanku. Aku hanya menawarkan jalan agar segala keinginanmu tercapai. Itu saja. Dan jangan lupa, bukankah dirimu telah menikmati buah dari apa yang kau kerjakan?” ucapnya tanpa ada rasa bersalah sedikitpun.

“Tapi kekayaan, kekuasaan, dan kebahagiaan yang kurasakan adalah semu!” protesku.

“Apa aku pernah mengatakan bahwa semua itu akan menjadi milikmu selamanya?” tanyanya sambil tertawa lebar. “Jadi nikmatilah apa yang bisa kau dapatkan saat ini!”

“Menikmati semua siksa dan derita ini?”

“Ya.”

“Terkutuklah kau!” umpatku.

Dia tertawa lagi. Kali ini lebih lebar. Lalu pergi dan tak pernah kutemui lagi.

Seharusnya aku mengetahui bahwa dia adalah makhluk terkutuk sejak menolak perintah Penciptanya untuk memberi penghormatan kepada Adam, kakek moyangku.

*****
Prompt#108 : Caraphernelia


Baca Juga Prompt Lainnya :

14 thoughts on “[Prompt#108] Tertipu

  1. wisnuwidiarta Maret 27, 2016 / 00:32

    Hmm.. Seseorang yang ninggalin ini bukannya harus dicintai ya? Dan ada peninggalan yg bikin kangen sehingga menyakitkan yg ninggalin?

    • jampang Maret 27, 2016 / 07:57

      entahlah, mas. saya hanya menafsirkan versi saya atas pengertian caraphernelia itu😀

      • jampang Maret 27, 2016 / 14:46

        Ya… Rada2 nyerempet dikitlah😀

      • wisnuwidiarta Maret 28, 2016 / 00:20

        Iya.. Kami mengikuti tantangan yg sama

  2. capung2 Maret 27, 2016 / 01:35

    Tertipu utk selanjutnya mnjadi tersadar tentunya menjdi hal yg lbh baik ya.

    • jampang Maret 27, 2016 / 07:56

      sayangnya, si aku di atas sadar kalau sudah tertipunya sagat terlambat, mas

  3. puputs Maret 27, 2016 / 06:38

    maksudnya iblis ini… pesugihan ya

    • jampang Maret 27, 2016 / 07:53

      salah satunya, mbak.
      intinya seh segala perbuatan jahat kan akbat tidak kuat menahan godaan iblis yang berakibat manusia jatuh ke dalam dosa

  4. febridwicahya Maret 27, 2016 / 09:54

    Seenggaknya dia tersadar kalau dia makhluk terkutuk, jadi besok-besok dia nggak lagi ketemu dan terjebak sama makhluk terkutuk itu😀

    • jampang Maret 27, 2016 / 09:58

      Karena dua2nya udah di neraka😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s