[Prompt#114] Ada Apa Dengan Cintana?

ada apa dengan cintana

“Tuan Putri, kamu telah mengecewakanku!”

Ucapan Pangeran Paksi beberapa hari yang lalu kembali terngiang di telinga Putri Cintana. Semula Putri Cintana tak menghiraukan apa yang didengarnya. Saat itu, hatinya sedang berbunga-bunga. Dirinya baru saja berjumpa kembali dengan Pangeran Anggara, lelaki yang di masa lalu pernah mengisi seluruh ruang hatinya.

“Maafkan, aku Putri. Selama empat belas tahun aku tak pernah memberimu kabar berita. Bukannya aku tak mau melakukannya. Tetapi karena aku tak bisa. Masa persiapanku untuk menjadi seorang raja di pengasingan, telah mengurungku rapat-rapat dari dunia luar. Termasuk berinteraksi dengan dirimu,” ucap Pangeran Anggara di tepi sebuah danau di pinggiran Kerajaan Cahaya.

Namun setelah bertemu dengan Pangeran Paksi yang telah mengetahui kebersamaannya dengan Pangeran Anggara, Putri Cintana merasa apa yang dilakukannya adalah sebuah kesalahan. Tetapi dirinya tak kuasa menolak untuk melakukan kesalahan itu.

“Pangeran Anggara, kamu jahat!” pekiknya dalam hati. “Semua kenangan kita di masa lalu sudah kupendam dalam-dalam.  Lalu kini kau datang tiba-tiba dan mencoba menggalinya kembali. Sebutan apa yang layak atas perlakuanmu itu selain jahat. Jahat!”

Hati dan pikiran Putri Cintana menjadi gundah dan gelisah karena tak mampu mencegah kembalinya kenangan indah bersama Pangeran Anggara  ditambah lagi dengan rasa bersalah terhadap Pangeran Paksi. Dia juga tak ingin membuat keluarga Kerajaan Cahaya malu akibat kesalahannya. Pikirannya semakin kalut. Antara sadar dan tidak, dia memutuskan untuk keluar dari istana, melarikan diri ke dalam hutan.

Sebuah keputusan yang berakibat fatal.

Di dalam hutan, Peri Hitam yang jahat telah menantinya. Tanpa menunggu jeda, Peri Hitam langsung menculik Putri Cintana dan mengurungnya di sebuah gua.

Kabar hilangnya Putri Cintana di dalam hutan sampai ke telinga Pangeran Paksi. Meski pernah dikecewakan, namun hati Pangeran Paksi tergerak untuk mencari dan menemukan Putri Cintana. Apalagi, Raja dan Ratu Kerajaan Cahaya juga meminta bantuan untuk mencari sang putri secara langsung.

Pangeran Paksi memacu kudanya menuju hutan di mana Putri Cintana terakhir terlihat. Dengan kemampuannya, Pangeran Paksi berhasil melacak jejak Putri Cintana hingga ke pintu gua.

Di dalam gua, Pangeran Paksi bertemu dengan seseorang yang sudah dikenalnya.

“Pangeran Anggara?” tanya Pangeran Paksi memastikan.

“Ya. Aku Anggara dari Korkot,” jawab Pangeran Anggara. “Anda siapa dan apa yang anda lakukan di sini?”

“Aku Paksi dari Lantana. Aku ke sini untuk mencari Putri Cintana.”

“Kalau begitu, mari kita cari sama-sama!” ajak Pangeran Anggara.

Tanpa ada rasa curiga, Pangeran Paksi mengikuti ajakan tersebut. Keduanya melangkah semakin dalam memasuki ruang  gua.

“Itu dia!” teriak Pangeran Paksi. “Putri Cintana!”

Di tengah-tengah sebuah ruang  gua, Putri Lantana terkurung oleh sulur-sulur yang dikendalikan oleh Peri Hitam.

“Aku akan membebaskannya!”

“Silahkan jika anda mampu,” balas Pangeran Anggara diiringi senyuman sinis.

Dengan sekuat tenaga, Pangeran Paksi memutuskan tali-tali sulur yang mengikat tubuh Putri Cintana. Dengan sekali  tarikan, putuslan semua sulur-sulur tersebut. Sementara tubuh Peri Hitam juga terlontar ke belakang. Putri Cintana terbebaskan.

Pangeran Anggara berlari mendekati Peri Hitam.

“Peri Hitam, bagaimana dia bisa membebaskan Putri Cintana? Bukankah kau mengatakan hanya diriku yang bisa membebaskannya?” tanya Pangeran Anggara.

“Aku tak kuasa melawan takdir Pangeran,” jawab Peri Hitam. “Kedua orang tua Putri Cintana telah menerima lamaran lelaki itu!”

*****

Prompt #114 – Brick by Boring Brick


Baca Juga Prompt Lainnya :

23 thoughts on “[Prompt#114] Ada Apa Dengan Cintana?

  1. Angwie Mei 10, 2016 / 10:29

    Keren masbroo..
    Apalagi nama pangerannya sama dengan nama saya, Anggara.. hehe
    Lanjutkan ceritanya ya bro! joss

    • jampang Mei 10, 2016 / 10:48

      😀 terima kasih… terima kasih… tapi nggak jahat seperti si pangeran itu, kan?😀

      • Angwie Mei 10, 2016 / 10:59

        Nggak donk… yang sama cuma namanya, hehe

      • jampang Mei 10, 2016 / 11:50

        syukurlah😀

  2. kebomandi Mei 10, 2016 / 11:39

    fanfiction ala-ala AADC 2 yaah ini hehehe :3

    • jampang Mei 10, 2016 / 11:50

      kurang lebih begitu, mbak😀

      • kebomandi Mei 10, 2016 / 12:59

        baguuus bang.. nabila sukaa haha

      • jampang Mei 10, 2016 / 13:14

        terima kasih😀😀

    • jampang Mei 10, 2016 / 12:49

      😀 terima kasih, mbak

  3. zilko Mei 10, 2016 / 13:00

    Lhooo, AADC 2 seperti ini kah jalan ceritanya? Wah, spoiler nih😛 .

    • jampang Mei 10, 2016 / 13:14

      kurang tahu, mas. saya belum nonton😀

    • jampang Mei 11, 2016 / 06:17

      Yang kedua aja saya blm nonton, mbak

      • winnymarlina Mei 11, 2016 / 14:57

        sama pak saya juga belum

      • jampang Mei 11, 2016 / 15:40

        cepat banget saya tuanya yah…. sebelumnya kak sekarang jadi pak😀

  4. ndu.t.yke Mei 11, 2016 / 06:41

    Jd penasaran sama AADC….. Berburu spoiler ah….

    • jampang Mei 11, 2016 / 08:16

      saya sendiri belum nonton, mbak😀

      • ndu.t.yke Mei 11, 2016 / 09:15

        Klo abis nonton sama Minyu ntar, bikin postingan spoiler ya hehehe. Tp mending nonton Civil War sih menurutku…. Klo Minyu suka film superheroes lho ya

      • jampang Mei 11, 2016 / 09:23

        minyu seh ngajakin, cuma kan nggak mungkin ngajak sabiq. jadinya batal😀

        masa minyu nonton sendiri saya jagain sabiq di luar bioskop😀

      • ndu.t.yke Mei 11, 2016 / 10:18

        ya sih, hahaha. udahlah tiru caraku saja. tunggu AADC di TV dan Civil War nunggu tayang di internet😀😀

      • jampang Mei 11, 2016 / 10:21

        siap😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s