#FFKamis – Tak Ada Restu Ibu Untukku

sumber
sumber

“Ibu tak akan pernah memberikan restu!” ucap Ibu dengan nada tinggi sekali. Aku belum pernah melihat ibu semarah ini.

Wajah Alisa, perempuan yang baru saja kunikahi secara siri beberapa hari yang lalu, terlihat ketakutan. Kedua tangannya menggenggam erat tangan kananku.

“Tapi kami sudah menikah, Bu! Berikanlah kami restu!” pintaku.

“Tidak! Seenaknya saja kamu mencampakkan Anisa yang telah memberimu seorang anak demi perempuan ini. Lalu kalian berzina agar tak ada lagi yang bisa mencegah keinginan kalian!”

Selepas meluapkan emosinya, ibu jatuh pingsan.

“Ibu!” teriak seorang perempuan dari dalam rumah. Di hadapanku, Anisa, mantan istriku sekaligus kakak kandung Alisa, memeluk tubuh ibu.


Baca #FF100Kata Lainnya :

24 thoughts on “#FFKamis – Tak Ada Restu Ibu Untukku

  1. wisnuwidiarta Mei 12, 2016 / 23:16

    Doyan ya doyan tapi jangan kemaruk gitu lah.. Melanggar aturan agama pula! One sister at a time dong…

    • jampang Mei 13, 2016 / 05:10

      Sebenarnya sudah cerai, mas. Tersirat dari kata “mencampakkan”.

      • wisnuwidiarta Mei 13, 2016 / 07:23

        Oh.. Bukannya meninggalkan tanpa cerai juga bisa?

      • jampang Mei 13, 2016 / 08:33

        kalau ditanya bisa ya bisa aja 😀
        cuma konsekuensi hukumnya bisa berbeda

      • jampang Mei 13, 2016 / 08:48

        salah satu kenapa kejadian di atas bisa terjadi adalah ketika tinggal seruma bersama ipar

      • wisnuwidiarta Mei 13, 2016 / 08:58

        Iya.. Banyak hadis yg menyebutkan bahayanya tinggal bersama ipar..

      • jampang Mei 13, 2016 / 08:59

        nah… itu…

      • jampang Mei 13, 2016 / 05:12

        Nggak usah takut dan malu-malu, mbak. Yang mau disampaikan disampaikan saja 😀

      • jampang Mei 13, 2016 / 13:25

        mantap bisa nebak.
        iyah, pastinya marah besar

  2. Siti Lutfiyah Azizah Mei 13, 2016 / 12:19

    Ngerik lah ini.. 😐

  3. zilko Mei 14, 2016 / 04:00

    Waduh twist-nya…

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s