Kamera Ponselku : Dahulu, Kini, dan yang Akan Datang


Awal Tahun 2011

Syaikhan sedang menikmati beberapa permainan yang ada di arena bermain yang berlokasi di ITC Permata Hijau. Tiba-tiba, Syaikhan mengajukan sebuah permintaan yang tak saya duga-duga.

“Bi, fotoin Syeya!” pinta Syaikhan yang saat itu belum bisa menyebut namanya dengan sempurna.

“Kamera ponsel Abi nggak bagus,” jawaban tersebut yang saya berikan kepada Syaikhan.

“Gak apa-apa, Bi.”

Mendengar kalimat tanggapan yang diucapkan Syaikhan, hati saya terenyuh. Ada kesedihan yang tiba-tiba bergelayut di hati saya.

Segera saya keluarkan ponsel saya dari dalam saku untuk mengabadikan foto Syaikhan yang sudah pasang kuda-kuda, eh gaya. Setelah mengambil satu foto, saya perlihatkan hasilnya kepada Syaikhan. Syaikhan tak berkata apa-apa. Tetapi saya tahu jika Syaikhan tidak begitu suka dengan hasil foto dirinya yang kurang terang dan kurang tajam yang terlihat di layar ponsel berukuran 2,0 inchi.

Ponsel yang saya beli pada tanggal 2 November 2010 tersebut memiliki kamera yang hanya mampu menghasilkan foto dengan kualitas VGA dengan resolusi gambar 640 x 480. Jadi wajar saja kualitas foto yang dihasilkan kurang terang dan kurang tajam.

Selain itu, file foto hanya bisa tersimpan di memori ponsel tidak bisa ditransfer ke media lain. Tidak ada fitur bluetooth ataupun USB port untuk mentransfer file gambar ke ponsel lain,  laptop, ataupun komputer. Transfer file hanya bisa dilakukan dengan cara mengeluarkan memory card dan harus menggunakan bantuan alat lain berupa cardreader.

Selepas kejadian di hari itu, saya bertekad untuk memiliki ponsel dengan kemampuan kamera yang lebih bagus dan fitur yang lebih canggih, agar saya bisa mengabadikan momen-momen berharga Syaikhan baik berupa foto atau video dengan kualitas yang tajam dan terang. Saya yakin, Syaikhan pasti senang.

September 2011

Setelah memilah dan memilih serta menunggu datangnya rezeki, akhirnya saya bisa membeli sebuah ponsel yang lebih canggih dibandingkan ponsel sebelumnya. Kameranya berkekuatan 2 MP. Sementara format videonya sudah MP4. Masalah transfer data ke ponsel lain, laptop, atau komputer sudah tak masalah lagi karena sudah tersedia bluetooth dan  USB port.

Dengan kamera ponsel tersebut, saya sudah banyak mengabadikan momen-momen kebersamaan dengan Syaikhan, baik dalam bentuk foto maupun video. Dan yang terpenting, Syaikhan pun senang. Syaikhan bisa melihat foto dan video dirinya di layar yang lebih lebar dengan kualitas yang lebih bagus.

Namun beberapa tahun kemudian, seiring perkembangan teknologi ponsel yang sangat pesat, saya mulai merasakan adanya kekurangan dari ponsel yang saya miliki.

Dari segi Operating System, RAM, dan memori internal, sudah tak cukup lagi untuk menambah aplikasi baru atau meng-update aplikasi yang sudah ada sehingga beberapa aplikasi sudah tidak bisa dijalankan dan akhirnya harus saya uninstall.

Dari segi kamera, kekuatan 2 MP jelas sudah ketinggalan zaman. Selain itu, kamera yang tersemat di ponsel hanya kamera belakang dan tidak ada kamera depan untuk selfie. Padahal, kegiatan selfie sudah menjadi trend. Akibatnya, saya jarang sekali mengambil foto berdua dengan Syaikhan. Jika saya ingin melakukannya, maka saya harus mengambil foto berulang kali dengan kamera belakang untuk mendapatkan foto yang pas. Ribet.

2015

Akhirnya saya memutuskan untuk membeli ponsel baru. Tentu saja dengan fitur kamera yang lebih bagus dari sebelumnya. Ada dua kamera untuk mengabadikan foto dan video. Kamera berkekuatan 8 MP. Sedangkan kamera depan untuk selfie 2 MP.

Objek yang saya abadikan dalam bentuk foto dan video dengan kamera ponsel pun bertambah. Tak hanya Syaikhan. Sabiq juga. Adiknya Syaikan. Tentu saja, saya dan istri karena sudah bisa selfie  dengan kamera depan. Saya pun membeli tongsis agar hasil foto selfie lebih keren lagi.

Hingga pada suatu ketika, sebuah masalah datang. Ketika muncul notifikasi di layar yang menyebutkan tersedianya versi terbaru dari user interface yang digunakan, saya langsung melakukan update. Berhasil.

Dari segi tampilan, memang banyak perubahan yang terjadi. Namun ternyata proses update tersebut menyebabkan hilangnya beberapa fitur di kamera ponsel yang sebelumnya tersedia.

Tak ada lagi fitur untuk memilih ukuran foto yang nantinya dihasilkan. Padahal sebelumnya ada pilihan ukuran foto mulai dari 0,3 hingga 8 MP. Kini, semua foto yang berhasil saya abadikan dengan kamera ponsel otomatis berukuran 8 MP.

Selain itu, tak ada lagi fitur timer (pengatur waktu) untuk kamera depan. Padahal sebelumnya tersedia. Fitur tersebut jelas memudahkan saya ketika akan selfie, apalagi ketika menggunakan tongsis. Kini, ketika fitur tersebut tidak ada, saya jadi susah selfie. Hiks!

2016

Jika saya ditanya, ponsel apa yang ingin saya miliki seandainya ingin mengganti ponsel yang kini sudah ada di tangan di tahun 2016 ini? Maka Zenfone 2 Laser ZE550KL yang sudah dual camera menjadi pilihan utama saya.

Mengapa?

Kameranya jelas lebih canggih. Kamera belakangnya berkekuatan 13 MP yang dilengkapi light-speed shots dengan laser auto-focus. Dilengkapi pula dengan PixelMaster yang akan mengoptimalkan kinerja laser autofocus dalam membidik objek. PixelMaster HDR mampu meningkatkan contrast dan brightbness hingga 400%. PixelMaster Low Light mampu meningkatkan sensitifitas cahaya hingga 400% sehingga mampu menghasilkan foto yang terang meski objek berada di dalam ruangan yang kurang cahaya. Ada pula PixelMaster Beautification yang berfungsi untuk mempercantik foto wajah.

Zenfone 2 Laser ZE550KL memiliki kamera depan kekuatan 5 MP. Foto selfie akan menjadi lebih keren dengan adanya PixelMaster Selfie Panorama.

Intinya, Zenfone 2 Laser ZE550KL adalah ponsel dengan kamera yang keren banget menurut saya. Bahkan fitur lain semisal desain, processor, RAM, internal memory, user interface, dan lainnya juga tak kalah keren.

Sebagai gambaran mengenai Zenfone 2 Laser ZE550KL, sila simak video singkat berikut.

Keren, kan?

Jika Zenfone 2 Laser ZE550KL di tangan saya, pastinya saya akan mengoleksi foto dan video yang kualitasnya sangat baik.😀

Giveaway Aku dan Kamera Ponsel by uniekkaswarganti.com

 


Tulisan Terkait Lainnya :

46 thoughts on “Kamera Ponselku : Dahulu, Kini, dan yang Akan Datang

    • jampang Juni 7, 2016 / 10:15

      silahkan diramaukan GA-nya, mbak😀

  1. April Hamsa Juni 7, 2016 / 10:46

    catet dulu aja ah, lagi blm mud nulis :))

    • jampang Juni 7, 2016 / 11:18

      perasaan sering share tulisan di MP. itu bukannya sedang mood nulis?

    • titintitan Juni 7, 2016 / 12:50

      mb april ga mud, tp hampir tiap hari share tulisan ah😀

      • jampang Juni 7, 2016 / 14:34

        tul!

    • jampang Juni 7, 2016 / 11:16

      buruan mbak, kalau masuk 10 pendaftar pertama langsung dapat pulsa😀

  2. zilko Juni 7, 2016 / 13:34

    Goodluck GAnya😀

    Iyaa, kamera di ponsel memang memudahkan ya, apalagi jika hasil fotonya oke. Eh tetapi bagaimana pun canggihnya, aku merasa hasil foto dengan kamera digital masih lebih baik daripada hasil foto kamera ponsel…

    • jampang Juni 7, 2016 / 14:34

      😀
      tentu saja. kan kalau kamera digital fungsi utamanya untuk ambil foto. kalau handphone berkamera, kan fungsi utamanya untuk komunikasi

      terima kasih

  3. alrisblog Juni 8, 2016 / 07:06

    Kalau bukan karena kepentingan pekerjaan saya tak akan beli ponsel canggih. Sekarang kejanggalan pekerjaan yang ditemukan di site wajib saya laporkan melalui grup WA. Jadi saya ponsel canggih karena terpaksa, hehe…
    Saya berminat juga dengan ponsel Zenfone 2 Laser ZE550KL. Saat ini harus berpuas diri dengan L*novo A6000. Malah empat bulan yang lalu saya masih setia dengan Nokia 1650.

    Saya khawatir kalo pakai ponsel canggih waktu saya banyak terbuang untuk hal yang tak perlu. Misal membalas percakapan di grup medsos, browsing, membaca berita online yang tidak terkontrol. Saya sudah bertekat tidak dikendalikan ponsel canggih.

    • jampang Juni 8, 2016 / 11:28

      iya. sekarang pekerjaan kadang disampaikan via WA. sama seperti saya, mas. ngalamin juga yang mirip.

      emang harus punya tekad supaya nggak dikuasai gadget, jangan sampai dikuasai gadget dan lupa sekitarnya

    • jampang Juni 8, 2016 / 11:27

      aamiin. terima kasih, mas

  4. Akhmad Muhaimin Azzet Juni 8, 2016 / 12:20

    Zenfone 2 Laser ZE550KL yang sudah dual camera, hmmm… semoga dapat ya, Bang🙂

    • jampang Juni 8, 2016 / 14:24

      aamiin. terima kasih doanya, pak

  5. edi padmono Juni 9, 2016 / 10:37

    Saya termasuk yang kurang peduli dengan HP, saya beli sangat terlambat dibanding teman-teman, hp nokia 3315 tahun 2004 awetnya minta ampun. ketika teman-teman sudah berganti dengan hp poliponik, kemudian hp kamera saya masih setia dengan tuh hp…baru setelah hp itu hancur tak berfungsi tahun 2009 barulah aku membeli hp kamera dan ternyata tidak setangguh hpku yang dulu tahun 2012 aku harus berganti android karena hp kameranya rusak.

    • jampang Juni 9, 2016 / 10:41

      HP pertama saya juga sepertinya yang paling awet di tangan😀

  6. myfingerspeak Juni 9, 2016 / 14:08

    Woww…kisahnya seru. Sukses ya GAnya…

  7. retakrahul Juni 12, 2016 / 19:58

    mau tanya nih, kalau kita mau beli ponsel hal hal apa yang harus kita perhatikan.? makasih sebelumnya.

    • jampang Juni 13, 2016 / 08:44

      yang pertama jelas budget yang kita miliki. selanjutnya baru memilih spesifikasi terbaik yang sesuai dengan budget kita

  8. baiqrosmala Juni 17, 2016 / 14:33

    wah di bagian akhir tulisan ada penjelasan tentang produknya, lengkap dan keren🙂 sukses ya buat GA nya. Salam kenal

    • jampang Juni 17, 2016 / 14:43

      terima kasih. salam kenal juga

  9. faziazen Juni 25, 2016 / 19:41

    lucunya Syaikhan dan adiknya
    sukses GA nya

  10. Handiko RP Juli 3, 2016 / 15:08

    Salam kenal😀
    Lucu sekali adeknya, gemesss

  11. Yuniari Nukti Juli 6, 2016 / 16:33

    Memang seru sih ya jeprat jepret pke kamera ponsel, lebih mudah ngabadikan momen🙂

    • jampang Juli 7, 2016 / 10:08

      iya mbak. lebih praktis

  12. Perempuan November Juli 11, 2016 / 15:27

    sekarang apa-apa emang perlu difoto ya, makanya ponsel yang punya kamera yang canggih memang diperlukan. apalagi buat yang memang suka mengabadikan momen-momen keseharian🙂

    • jampang Juli 12, 2016 / 22:18

      Iya, betul banget, mbak

  13. Pontianak Kota Bersinar Juli 12, 2016 / 08:55

    Perubahan teknologi smartphone yang begitu cepat membuat berbagai akses dan layanan semakin mudah untuk digunakan. Dulu saya sudah merasa cukup puas dengan kualitas kamera dari Nokia E63, sekarang saya merasa lebih puas lagi dengan keberadaan ASUS Zenfone Selfie. Semoga bisa menang GA nya ya Mas Bro… Salam dari Pontianak…🙂

    • jampang Juli 12, 2016 / 22:25

      betul. perkembangan teknologi smartphone sangat cepat dan dampaknya bisa mengubah skala kepuasan😀

  14. Pritahw Juli 16, 2016 / 15:15

    Wow, keren2 juga mbak fotonya, dari tahun ke tahun ya🙂 Salam kenal mbak, wish us luck buat GA nya yak mbak, biar pegang asus yg keren ituh, hehehe..

    • jampang Juli 17, 2016 / 21:14

      terima kasih. aamiin.

      tapi jangan panggil saya mbak, dong😀

  15. Khoirur Rohmah Juli 19, 2016 / 13:37

    kalo sekarang juga seringnya sedikit tega ga tega bilang ke temen2 yg pinjem hapeku, gegara kamera depannya masih VGA, tapi klo pake aplikasi poto bisa lah sedikit dismarkan pixelnya.
    KAdang demi sebuah poto kece, saya rela poto pke kamera belakang trus hapenya disandarin ke tembok ato benda palah gitu. buat self potrait hhee

    Sukses utk GA nya ya kak ^_^

    • jampang Juli 19, 2016 / 15:21

      wah… usaha untuk dapatin foto bagus OK juga tuh

      terima kasih, mbak

  16. Murtiyarini Juli 23, 2016 / 18:23

    Saya pernah juga ngalami oprek OS eh malah fitur bawaan jari hilang dan ngaco. Akhirnua factory reset aja deh..

    • jampang Juli 23, 2016 / 20:03

      Kalau factory riset semua aplikasi dan data bakalan hilang semua yah😦

    • jampang Juli 25, 2016 / 08:46

      terima kasih, mbak. aamiin

  17. Linda Leenk Juli 24, 2016 / 19:05

    kamera depan ini yg bisa bagus pasti mahal ya hape nya :))

    • jampang Juli 25, 2016 / 08:46

      kalau istilahnya itu ada rupa ada harga kali, mbak😀

  18. Uniek Kaswarganti Juli 31, 2016 / 16:18

    Itu videonya kedua putranya lucu2 ya mas, saya gemes sama yg pas lari2 di Senayan.

    Terima kasih sudah ikutan GA Aku dan #KameraPonsel. Good luck.

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s