Jawablah Panggilan Itu!

Adzan Ashar sudah berlalu, sementara aku masih duduk terdiam. Termenung.

“Lho, masih di sini?” Tanya Kakekku sekembalinya dari masjid.

Merasa terpancing, aku pun mencurahkan isi hatiku.

“Itu pertanda kamu harus memperbaiki diri.” Timpal kakekku. “Kakek juga pernah patah hati.”

Lalu beliau bercerita panjang lebar.

“Kedua orang tuanya tidak merestui karena ketika adzan berkumandang, kakek tidak beranjak untuk shalat, malah terus asyik ngobrol dengannya.”