Dosa dan Harapan

hope

noda-noda di tubuhku semakin pekat
sepekat dosa yang bebannya kian berat
berat kupikul hingga langkahku tersendat

kusadari bahwa diriku tersesat
dan tak layak mendapatkan surga yang penuh nikmat
namun kuyakini, Engkau adalah penerima taubat

Manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Salah yang sangat mungkin sekali berbuah dosa. Karenanya, tak mungkin ada manusia yang tak pernah berdosa. Namun bukan berarti, seseorang tidak boleh mengajak dan menyeru kepada kebaikan dengan alasan dirinya memiliki dosa. Bukan berarti pula bahwa seseorang tidak boleh menegakkan aturan dan ketentuan dikarenakan dirinya juga memiliki dosa.

Yang pasti, jangan pernah putus harapan terhadap ampunan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sebab pengampunanNya jauh lebih luas dibandingkan hamparan dosa yang dimiliki setiap hamba.

Hm, sepertinya pendahuluan di atas terlalu jauh dari tujuan coretan ini. 😀

Judul tulisan ini diambil dari hadiah yang saya dapatkan karena memenangkan dua buah give away beberapa waktu yang lalu.

Kata pertama berasal dari judul buku, yaitu “Dosa-dosa dalam Pernikahan”. Saya menjadi pemenang kedua dari give away yang diadakah oleh Mbak  Irhayati Harun. Give awaynya diadakan di instagram dan facebook dengan cara membagikan foto sampul buku tersebut dan menyertakan pandangan atau pendapat tentang pernikahan yang harmonis itu seperti apa.

Saya mengikuti give away terbut di facebook dengan membuat sebuah status yang cukup panjang. Karena cukup panjang, akhirnya saya posting juga di blog ini. Namun dengan sedikit penambahan yang bisa dibaca di coretan yang saya beri judul Pernikahan yang Harmonis.

Selain sebuah buku, saya juga mendapatkan hadiah pulsa sebesar Rp 25.000. Alhamdulillah.

Kata “Harapan” pada judul di coretan ini saya ambil dari terjemahan kata “Hope”. Kata tersebut tertulis di kaos yang saya terima bersamaan dengan sebuah gelang harapan yang menjadi milik saya karena coretan saya yang berjudul “I am Hope : Antara Kanker dan Harapan” terpilih menjadi pemenang kesepuluh dari lomba blok yang diadakan uplek.com tentang film “I am Hope” yang diputar beberapa waktu yang lalu yang bercerita tentang perjuangan seorang penderita kanker.

Kaos hadiah masih di dalam plastik, belum sempat saya buku. Sementara gelangnya tak mungkin saya yang mengenakan, jadi saya serahkan saja kepada Minyu 😀

 


Tulisan Terkait Lainnya :