USG [3] : 20 Minggu 2 hari

Hasil USG Usia Kandungan 20 Minggu 2 Hari
Hasil USG Usia Kandungan 20 Minggu 2 Hari

Saya turunkan Minyu di depan pintu masuk rumah sakit dan saya minta untuk segera mendaftar di loket pendaftaran, sementara saya memarkirkan sepeda  motor terlebih dahulu. Tak lama kemudian saya menemui Minyu yang sudah menunggu di depan kasir. Saya minta nomor antrian untuk kemudian membayar di kasir. Selanjutnya kami ke lantai dua rumah sakit.

Di lantai dua, Minyu diperiksa tensi darah dan berat badan. Jika tidak salah ingat, tensi darah minyu 110/70. Sementara berat badannya sekitar 42 kilogram. Ada kenaikan dibandingkan saat pemeriksaan USG sebelumnya.

Setelah menunggu beberapa lama, nama Minyu dipanggil oleh suster. Kami segera masuk ke dalam ruangan. Minyu langsung diminta berbaring untuk di USG.

Semula, saya berniat untuk merekam tampilan di layar alat USG dengan handphone. Saya sudah mengaktifkan kameranya dan siap merekam karena posisi layar menghadap ke arah saya yang duduk di depan meja dokter. Tetapi begitu dokter mulai memeriksa, layar alat USG diputar menghadap ke arah Minyu. Otomatis saya tidak bisa melihat jelas dan batal merekam video.

Dokter memperlihatkan beberapa anggota badan dari dede bayi, mulai dari telapak tangan hingga ke jemari-jemarinya, kaki, paha, lalu kepala. Alat vital dede bayi juga sempat ditampilkan di layar. Prediksinya, dede bayi berjenis kelamin laki-laki.

Hasil pemeriksaan, kondisi janin normal dengan data-data seperti pada foto berikut.

Data USG Usia Kandungan 20 Minggu 2 Hari
Data USG Usia Kandungan 20 Minggu 2 Hari

Sayang sekali, kami lupa meminta salinan hasil cetakan USG agar bisa dibawa pulang dan disimpan. Dokter yang memeriksa cuma mencetak satu lembar saja. Menurut suster, hasil USG tidak bisa dibawa pulang karena dijadikan arsip buat dokter. Setelah melahirkan, barulah semua foto USG diberikan.

Hiks! Masa udah bayar harus nunggu lama?

Di pemeriksaan sebelumnya, ketika kami meminta hasil USG kepada suster, kami diperbolehkan membawa pulang meskipun cuma satu lembar yang dicetak. Namun di pemeriksaan kali ini, kami tidak berhasil membawa pulang karena suster yang membantu dokter saat itu bukan suster yang sama seperti pemeriksaan sebelumnya. Kami disarankan di pemeriksaan berikutnya untuk meminta dokter mencetak rangkap dua agar salah satunya bisa kami bawa pulang.

Akhirnya, saya mminta izin buat meminjam hasil USG agar bisa saya foto dan abadikan gambarnya. 😀

Semoga Ummi dan dede bayi sehat-sehat selalu. Aamiin.


Tulisan Terkait Lainnya :