Bunga Kertas : Cerdas Berkreatifitas

ORIGAMI - BUNGA KERTAS
ORIGAMI – BUNGA KERTAS

Sebelum saya bercerita tentang foto di atas, saya akan bercerita dulu tentang benda yang ada di dalam foto tersebut, bunga kertas.

Jika ada yang bertanya-tanya, siapa yang membuat bunga kertas tersebut, maka saya adalah orangnya. Boleh percaya, boleh juga tidak. Khusus bagi yang tidak percaya, mungkin itu tandanya ada tidak mengakui bahwa saya sedikit lebih smart daripada anda –padahal sebenarnya  anda lebih banyak smart-nya.

“Kok bisa?”

Ada yang bertanya seperti itu? Alhamdulillah, saya masih ingat pelajaran keterampilan yang diajarkan semasa saya duduk di sekolah dasar di mana salah satu materinya adalah membuat bunga kertas seperti di atas. Dahulu, saya belajar membuat bunga kertas dengan menggunakan kertas marmer. Kertas berbentuk bujur sangkar dengan satu sisi berwarna dan sisi lainnya berwarna putih. Ukurannya ada yang kecil dan ada yang besar. Tapi saya tidak menggunakan kertas marmer untuk membuat bunga kertas yang mirip tulip di atas. Saya menggunakan kertas fotokopi bekas.

Saya membuat bunga kertas tersebut untuk kemudian saya ambil gambarnya dan saya jadikan ilustrasi sebuah tulisan saya yang berjudul “#Romantis” yang bisa dibaca di sini. Tetapi foto yang digunakan bukanlah foto seperti di atas.

Lantas, kapan foto tersebut diambil, untuk keperluan apa, dan bagaimana prosesnya? Mau tahu?

Begini ceritanya…

Suatu ketika, saya aktif mengikuti photo challenge yang bertemakan hitam-putih. Semua foto yang diikutsertakan haruslah berwarna hitam-putih. Boleh aslinya memang foto hitam-putih atau foto berwarna yang dihitam-putihkan. Temanya saat itu adalah mainan.

Saya berpikir bunga kertas itu bisa dianggap sebagai mainan. Saya putuskan untuk mengambil foto bunga kertas tersebut. Kebetulan warnanya putih. Saya tinggal mencari latar belakang yang warnanya hitam. Sayangnya, saya tidak menemukan benda yang berwarna hitam di ruang kerja saya.

Tiba-tiba, alat ukur tingkat kecerdasan alias smart meter menunjukkan level smart saya melonjak tinggi.

TUINK!!!!!

Saya menemukan sebuah cara yang sangat smart. Saya yakin, cara ini belum pernah digunakan oleh seorang fotografer profesional sekalipun. Caranya adalah, saya mematikan layar komputer yang saya gunakan untuk bekerja.

KLIK!!!!!

Layar komputer menjadi gelap. Hitam. Cocok buat latar belakang foto.

Sementara tangan kiri saya memegang tangkai bunga kertas dan megatur posisi agar berada di tengah-tengah layar, tangan kanan saya memegang handphone dan membidikkan kameranya untuk mengambil gambar bunga kertas tersebut.

CEKREKKK!!!!!

Maka jadilah foto seperti di atas. Foto bunga kertas. Foto hitam-putih.

Beberapa waktu kemudian, foto tersebut memberikan inspirasi saya untuk membuat sebuah tulisan yang temanya juga tak jauh-jauh dari romatisme. Sebuah tulisan yang kemudian saya beri judul “Maaf Dalam Sekuntum Bunga Kertas” yang bisa dibaca di sini.

Mungkin itu saja cerita saya mengenai foto bunga kertas di atas. Terima kasih saya ucapkan kepada semua yang sudah menyisihkan waktu dan kuota internet anda untuk membaca tulisan ini.

*****

“Blogpost ini diikutsertakan dalam Lomba Ultah Blog Emak Gaoel”


Tulisan Terkait Lainnya :