Liburan Impian, Ya Ke Ragunan

di kebun binatang

Ada orang yang bilang, menggantungkan impian itu haruslah setinggi bintang. Agar ketika terpleset dan jatuh masih mungkin untuk mendarat di bulan. Namun ada juga orang yang bilang, menggantungkan impian itu jangan terlalu tinggi. Agar ketika jatuh tidak terlalu sakit. Di antara dua kelompok tersebut, mungkin saya termasuk kelompok yang menganut paham kedua. Barangkali. Setidaknya ini terjadi ketika saya berkhayal mengenai liburan impian yang akan saya lakukan.

Kebun Binatang Ragunan. Tempat itu yang tiba-tiba saja terlintas di dalam pikiran saya ketika mendengar kata jalan-jalan atau liburan. Bukan tempat wisata lain yang memiliki pesona keindahan alam yang luar biasa, semisal pantai, gunung, danau, atau yang lainnya. Sepertinya, pengalaman di masa kecil saya memiliki pengaruh besar terhadap tempat liburan yang tertanam di memori saya. Ya, ketika saya masih anak-anak, salah seorang Paman saya sering sekali mengajak saya ke dua tempat wisata. Taman Ria Senayan dan Kebun Binatang Ragunan. Taman Ria Senayan sudah tutup. Sementara Kebun Binatang Ragunan masih kokoh berdiri.

Ketika saya menjadi seorang ayah, saya sering mengajak Syaikhan mengunjungi Kebun Binatang Ragunan. Misalnya ketika di usia Syaikhan yang baru menginjak satu tahun dan baru mulai belajar berjalan dan ketika dirinya sering menginap di rumah kedua orang tua saya. Syaikhan pun menyukainya. Salah satu kejadian yang masih melekat di ingatan Syaikhan selama beberapa hari setelah mengunjungi Kebun Binatang Ragukan adalah ketika Syaikhan melihat Gajah yang sedang pup dan pipis. Ketika ditanya binatang apa yang dilihatnya di Kebun Binatang, Syaikhan langsung menjawab dengan mantap, “Gajah. Puuuuu. Pisssssss.

Mungkin nanti, ketika Sabiq sudah mulai belajar berjalan, saya akan mengajaknya ke Kebun Binatang Ragunan seperti saya mengajak Syaikhan, abangnya.

Murah dan akses yang mudah mungkin menjadi dasar pilihan saya jatuh ke Kebun Binatang Ragunan untuk mengajak Sabiq kelak. Selain itu, Kebun Binatang Ragunan juga bisa menjadi tempat wisata edukasi yang layak dipilih karena dihuni lebih dari 2.000 ekor satwa serta ditumbuhi lebih dari 50.000 pohon. Sepertinya cocok sebagai tempat Sabiq untuk mengenal aneka flora dan fauna di sana. Bagi saya sendiri, mengelilingi Kebun Binatang Ragunan dengan luas 147 hektar bisa menjadi tempat saya untuk membakar lemak di tubuh.


Tulisan Terkait Lainnya :