Bapak Narsis, Rezeki Anak Manis

Ketika seorang kawan sedang mengajarkan saya tentang cara penggunaan aplikasi untuk pembuatan e-learning, saya melihat kedatangan Mas Gondrong ke ruangan. Dua orang rekan saya langsung memanggil untuk membeli majalah yang dibawa oleh Mas Gondrong.

Mungkin untuk mempermudah transaksi dan memilih, Mas Gondrong dan kedua rekan saya itu menuju sofa yang dikhususkan untuk tamu. Tak lama waktu berselang, saya pun mendekati Mas Gondrong.

Setelah mengeluarkan uang dari dalam saku celana, saya langsung memberikan hadiah tersebut kepada Mas Gondrong. Sekilas saya melihat keraguan Mas Gondrong ketika menerima hadiah tersebut, seolah-olah tidak percaya. Tapi setelah saya yakinkan bahwa memang itu hadiah untuknya, Mas Gondrong baru menerima.

Sayangnya saya tidak sempat bertanya lebih banyak kepada Mas Gondrong, seperti akan diapakan uang tersebut, karena saya harus kembali ke meja kerja untuk melanjutkan kegiatan sebelumnya.


Beberapa saat kemudian, rekan saya yang membeli majalah dari Mas Gondrong memberi kabar hadiah tersebut adalah rezeki anak Mas Gondrong yang keempat yang masih berada dalam kandungan istrinya.

Rezeki, memang Allah yang sudah mengatur. Semoga hadiah tersebut bisa membantu Mas Gondrong untuk biaya kelahiran anaknya yang keempat.