[Panik #3A] Terbakar

 

fireMungkin judulnya terkesan aneh karena menggunakan huruf “A” setelah angka “3”. Bukan, bukan karena saya mempercayai angka empat sebagai angka sial seperti yang pernah saya singgung di sini.. Alasan sebenarnya adalah karena kepanikan yang saya alami ini, terjadi sebelum saya mengalami kepanikan seri keempat yang pernah saya ceritakan di sini. Ya, saya terlambat mendokumentasikan kepanikan tersebut ke dalam catatan di multiply ini. Dan beginilah ceritanya…

Kamis, tanggal 24 Agustus 2012, adalah hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran. Seperti biasa, saya menggunakan sepeda motor saya sebagai sarana transportasi utama menuju kantor.

Suasana jalan masih cukup lengang. Tanpa banyak hambatan, saya sudah berada di bawah fly over untuk putar balik. Tiba-tiba, mesin sepeda motor mati dan kemudian berhenti.

Dari arah belakang, seorang penendara sepeda motor berteriak, “Asap!”

Saya langsung turun dari sepeda motor. Saya pun terkejut ketika melihat kepulan asap putih keluar dari balik jok sepeda motor. Saya langsung membuka jok dan mendapati kabel yang hangus terbakar.

Panik!

Untunglah asap yang keluar tipis dan sedikit sehingga dalam waktu singkat asap tersebut hilang.

Saya coba menghidupkan mesin. Gagal!

Saya melihat, lampu hijau tanda mesin siap dihidupkan menyala redup. Lampu besar di bagian depan juga menyala demikian.

Panik lagi!

Kalau sepeda motor tidak bisa saya nyalakan, saya akan terlambat tiba di kantor. Terlambat artinya potong penghasilan.

Alhamdulillah, setelah beberapa kali mencoba, sepeda motor bisa dihidupkan kembali dan saya tiba di kantor tepat waktu.


Cerita Panik Lainnya :