Ping Pong dan Sepak Bola

 

ping pongKeramaian tak hanya terjadi di Brazil saja karena sedang berlangsungnya turnamen sepak bola terbesar di seluruh dunia alias putaran final Piala Dunia, di kantor tempat saya bekerja pun ada turnamen olahraga. Hanya saja bola yang digunakan jauh lebih kecil. Hanya saja bolanya bukan ditendang. Hanya saja lapanganya berupa sebuah meja. Yup, turnamen tenis meja alias ping pong.

Ping pong. Olahraga ini saya kenal sejak kelas dua SMP melalui kegiatan ekstrakurikuler setelah di kelas satu saya lebih memilih olahraga basket.

Ketika duduk di bangku SMA dan kuliah, saya tak lagi bermain pingpong. Barulah setelah bekerja, saya mulai lagi bermain ping pong. Kebetulan di kantor pertama tempat saya bekerja menyediakan sarana olahraga berupa meja ping pong.

Di kantor saya yang kedua saat ini, saya mulai lagi bermain pingpong sejak tahun 2012. Kurang lebih. Bedanya, jika di kantor pertama, saya main ping pong di jam istirahat. Sedangkan di kantor yang sekarang, saya main ping pong selepas jam kerja. Saya sering sekali pulang kantor selepas Isya.

Kebiasaan bermain ping pong selepas jam kerja dan pulang selepas Isya akhirnya berubah sejak awal tahun ini. Yang ingin tahu sebabnya, silahkan klik di sini. Kalau dihitung-hitung, sekitar enam bulan lamanya saya tidak lagi bermain ping pong. Lantas, apakah saya ikut berpartisipasi dalam turnamen ping pong alias tenis meja yang diadakan di kantor?

Awalnya, saya kurang berminat untuk mengikuti turnamen tersebut. Namun ketika panitia menawarkan agar saya ikut karena jumlah peserta kurang satu orang, akhirnya saya ikut mendaftar dan bergabung untuk menggenapkan jumlah peserta turnamen menjadi 32 orang yang terbagi ke dalam delapan group. Mirip dengan jumlah negara dan group yang bertanding dalam Pala Dunia Brazil.

Saya bergabung di dalam Group C dan mulai bertanding Hari Rabu minggu lalu. Saya baru melakukan dua pertandingan dari tiga pertandingan yang seharusnya dilakoni oleh semua peserta. Alhamdulillah, saya berhasil memenangkan dua pertandingan tersebut dan menyisakan satu pertandingan lagi.

Dari hasil pertandingan yang sudah saya lalui, sepertinya saya menjadi pemuncak klasemen sementara di Group C. Saya berhasil memenangkan dua pertandingan. Peserta penghuni group lain ada yang menang satu kali kalah satu kali, ada pula yang kalah dua kali. Sementara satu peserta belum melakoni satu pertandingan pun.

Apakah saya berhasil meraih kemenangan lagi di pertandingan-pertandingan berikutnya? Apakah saya yang kurang lebih enam bulan berhenti bermain ping pong mampu memberikan kejutan di pertandingan-pertandingan berikutnya? Apakah kejutannya sehebat kejutan yang terjadi di Piala Dunia Brazil di mana beberapa tim-tim unggulan ternyata kandas di tengah jalan? Tunggu cerita selanjutnya di blog kesayangan anda ini 😀

BTW, bicara soal sepak bola, beberapa waktu yang lalu saya pernah memposting tentang berita unik seputar sepak bola seperti jumlah gol terbanyak dalam sebuah pertandingan internasional, pemain yang dikontrak per satu pertandingan dan bukan per satu musim kompetisi, dan sebagainya. Penasaran, silahkan baca “Sepak Bola On The Spot” dan “Sepak Bola On The Spot II

Tulisan Terkait Lainnya :