Contrasts : Dua Pelangi

Pelangi. Foto pelangi di bawah ini adalah objek yang saya anggap cocok dengan tema Weekly Photo Challenge kali ini, yaitu contrasts.

Secara harfiyah, saya mengartikan kontras sebagai sesuatu yang berlawanan seperti misalnya terang dan gelap, tinggi dan pendek, senang dan sedih.

Objek foto yang sesuai dengan tema ini yang dicontohkan oleh penyelenggara misalnya berupa anjing dengan kucing, mobil berwarna merah yang begitu mencolok karena berada di depan rumah yang berwarna kuning, siluet (untuk contoh ini saya sudah mengupload siluet pohon untuk turname foto perjalanan yang bisa dilihat di sini), atau bisa juga berupa gambar atau seseorang yang dianggap kontras dibandingkan gambar atau sekelilingnya.

rainbow in bukittinggi
rainbow in bukittinggi

Foto pelangi di atas diabil ketika saya dan beberapa orang rekan kerja dalam perjalanan dari Bukittinggi ke Padang. Saat itu hujan menyisakan rintik-rintik gerimis. Dari dalam mobil yang kami tumpangi, kami melihat tak hanya satu melainkan dua buah pelangi yang terlihat di sisi kiri jalan.

Menurut saya,warna pelangi yang cerah dan terang tersebut kontras degan langit yang masih didominasi warna gelap dari awan mendung. Apakah anda sepakat? 😀

Pelangi. Menurut Wikipedia, pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon ketika hujan ringan. Pelangi juga dapat dilihat di sekitar air terjun yang deras.

Pelangi dengan aneka warna yang begitu indah biasanya muncul selepas hujan yang lebat dan setelah awan mendung yang bergulung. Sinar matahari kemudian dibiaskan oleh titi-titik hujan yang masih tersisa di langit menjadi warna-warna  merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu yang berbentuk seperti busur raksasa di cakrawala.

Kondisi tersebut kadang dijadikan sebagai motivasi untuk orang-orang yang mengalami kesedihan dan kegagalan dalam usaha mereka menggapai apa yang mereka cita-citakan,  bahwa selepas kesedihan dan kegagalan tersebut akan ada hasil yang manis dan indah yang akan diraih.

Pelangi juga dikaitkan dengan cerita legenda Jaka Tarub dan tujuh bidadari  yang turun ke bumi. Pelangi dianggap sebagai titian yang digunakan oleh ketujuh bidadari tersebut agar bisa turun dan sampai ke bumi.

Pelangi juga bisa dijadikan sebagai bahan gombalan seperti yang dilakukan oleh Jampang kepada Eneng yang bisa dilihat di salah satu episode komiknya di sini.