Lelaki dan SMS Gombal

Abaaaaang!

Yaaaa… Sudah di rumah?

Masih beres-beres mau pulang. Nanti aku tunggu di rumah ya…

Okeh, nanti aku susul. Nggak lama lagi kok.

*udah di rumah*
*mau mandi*
Abang mau dibuatin apa? Teh? Kopi? Susu?

Teh aja. Tapi jangan terlalu manis ya! Gulanya sedikit aja. Soalnya kalau minum sambil memandang wajahmu, tehnya jadi kemanisan.

Hehehe… ngegombal. Dah dibikinin nih. Mau yang dingin atau hangat?

Yang dingin aja. Kalau yang hangat cukup duduk dekat kamu aja. Langsung hangat.

*blush*
*merah muka*
*tersanjung*
Wahahahaha… benar-benar jago ngegombal nih!

Tahu nggak? tawa kamu seperti itu adalah suara yang paing merdu yang pernah kudengar.

Waduh, aku mau pake helm dulu, biar nggak gede niy kepalaku.

Ada bagusnya kamu pake helm. Karena aku mau… aku yang sudah ada di kepalamu tidak akan keluar ke mana-mana.

Wakakakakak…Abang tuh sudah menuhin semua isi kepalaku. hingga tak ada tempat untuk memikirkan yang lainnya.

Kalau aku sudah memenuhi pikiranmu. Kamu lebih parah, karena kamu sudah memenuhi seluruh ruang di hatiku.

Oia? Kalau gitu, aku kunci ruang hati abang dari nama-nama yang lain. Kuncinya aku buang ke palung terdalam di Samudra Hindia. Biar aku aja yang ada di sana.

Karenanya, jika nanti malam kamu tidur, kemudian bangun di pagi hari dan berada di sebuah ruang berwarna merah jambu, tanpa pintu tanpa jendela, kamu nggak usah takut. Karena kamu berada di ruang hatiku.

Kenapa warnanya merah jambu? Aku nggak suka warna itu!

Karena merah jambu = pink. Dan aku pink-in selalu dekat kamu. Pink-in meluk kamu.

Wahahaha… semua jurus gombal dikeluarkan buat aku…
*melayang di udara*
*tersanjung*

Di antara semua jurus yang kupunya, ada satu yang istimewa. Jurusan menuju hatimu.