Underwear

… karena setiap pakaian memiliki fungsi masing-masing.

 

Mataku menatap ke arah deretan pakaian yang tergantung pada seutas tali panjang. Satu lembar pakaian satu gantungan. Semuanya tersusun rapi. Di bagian ujung jauh berderet celana panjang, kemeja, kaos, lalu celana pendek. Sementara di bagian ujung dekat, dekat dengan tempatku berdiri, berderet sejumlah CD dan bra.

Karena posisinya lebih dekat, tentu saja aku lebih jelas melihat deretan pakaian dalam tersebut. Warna dan bentuknya. Ada yang berwarna terang, ada pula yang berwarna gelap. Ada pula CD dan bra yang sepertinya satu paket. Sebab warna keduanya sama. Karena bentuk dan jahitannya pun serupa.

Kira-kira, siapakah wanita yang menghuni rumah itu yang … ?

Setiap jenis pakaian memiliki fungsi masing-masing yang tentu saja berbeda dengan lainnya. Termasuk pakaian dalam. Dari nama dan sebutannya, sudah sangat jelas bahwa pakaian jenis ini dikenakan di bagian dalam dan menutupi bagian tubuh yang paling pribadi baik bagi laki-laki maupun perempuan.

Karena nama dan fungsinya, maka pakaian dalam bekerja dan bertugas dalam persembunyian. Tempat dan ruangnya tak kasatmata. Mereka bekerja dengan ketulusan. Tak ingin pamrih atau pamer kepada setiap pasang mata di sekeliling mereka. Namun demikian, manfaatnya dapat dirasa oleh orang yang mengenakannya.

Jika saat bekerja, pakaian dalam tak ingin menonjolkan diri, maka sudah sepantasnya jika ketika mereka beristirahat diletakkan pula pada tempat yang tersembunyi. Mungkin mereka bisa diletakkan di balik atau di antara pakaian-pakaian luar yang menjadi mitra kerja mereka agar keberadaan mereka tidak mencolok mata, tidak mengundang pandangan mata, dan tidak menarik perhatian pemilik pikiran yang suka mengembara dan berimajinasi seperti kalimat-kalimat yang menjadi pembuka coretan ini.

Pembuka coretan ini adalah sedikit gambaran imajinasi para lelaki. Hm, mungkin tidak semua lelaki. Maaf, saya ralat. Pembuka coretan ini adalah sedikit gambaran imajinasi para lelaki seperti saya. Yang tak pandai menjaga pandangan dan tak pandai mengekang imajinasi yang mengembara liar. Bukan hanya ketika melihat pakaian dalam yang menyendiri di seutas tali jemuran, mungkin juga ketika melihat pakaian dalam yang sedang dikenakan dan berada di balik pakaian lular dan transparan.

Sejatinya, setiap pakaian memiliki fungsi masing-masing dan memiliki tempat penyimpanan yang juga berbeda.

ketika aku melekat pada tubuhmu
hanya kamu yang tahu
tentang warnaku
tentang rupaku
tentang sentuhanku

tetapi mengapa ketika kita tak lagi bersama
kau umbar diriku dengan begitu sempurna
sehingga orang lain meraba-raba
tentang dirimu dan kita bila bersama

sejatinya, aku adalah pemalu
aku ingin menjaga rasa malu
kuharap dirimu juga begitu

 


Tulisan Terkait Lainnya :