MEME KKDS (10) : Berantem Dengan Adik Kelas atau Kakak Kelas?

Selama bersekolah, sepertinya saya tidak terlalu akrab dengan adik kelas atau kakak kelas. Jadi kalaupun berkelahi, kemungkian besar dengan teman sekelas 😀

Hampir sama seperti seri sebelumnya yang membahas tempat persembunyian favorit ketika bolos upacara, di mana saya hanya sekali membolos (seingat saya), maka di seri ini pun saya akan menceritakan satu-satunya perkelahian yang pernah saya lakukan. Tepatnya ketika saya duduk di bangku sekolah dasar.

ilustrasi : http://anuragbhatia.com

Suasana kelas gaduh. Dua orang siswa SD sedang berkelahi. Saya adalah salah satunya. Ketika itu saya sedang ‘berangkulan’ dengan teman sekelas saya, Fuad, seperti layaknya pertarungan jarak dekat dua orang petinju di atas ring. Di tangan, saya memegang sebuah pensil. Entah bagaimana kejadian tepatnya, yang jelas saya merasa menancapkan ujung pensil itu ke punggung ‘lawan tarung’ saya. Dan ketika saya lihat pensil tersebut, ujungnya telah patah. Entah patah karena tertancap di punggung Fuad, atau karena menusuk meja dan kursi di sekitar kami.

Sebelum guru datang, perkelahian tersebut sudah mampu dihentikan. Teman-teman yang lain berhasil memisahkan kami. Perkelahian itu membuat diri saya dan Fuad hampir menangis. Sambil berjalan menjauh, kami saling mengeluarkan kata-kata yang mengancam dan mengejek satu sama lain.

Di hari berikutnya, terjadi ‘perang dingin’ antara saya dan ‘bekas lawan’ saya itu. Masing-masing dari kami berkumpul dengan teman-teman yang sepaham saja. Saya berkumpul dengan teman-teman yang membela saya dan begitu juga dengan Fuad.

Tapi untunglah, ‘perang dingin’ antara saya dan Fuad tidak berlangsung lama. Beberapa hari berikutnya, kami mengaitkan jari kelingking kami sebagai tanda ‘perjanjian damai’. Selanjutnya kami pun bergaul seperti biasa, seolah-olah tidak terjadi apa-apa di antara kami. Mungkin ini adalah salah satu sisi baik dari masa anak-anak, yang dengan mudah memaafkan dan melupakan kesalahan orang lain, berlainan dengan orang-orang yang sudah memiliki usia lebih tua.

Perkelahian saya dengan Fuad, adalah perkelahian pertama saya di sekolah. Perkelahian itu juga mungkin menjadi perkelahian terakhir saya dengan seorang teman.

Di SMA, walaupun saya hampir berkelahi dengan seorang teman sekelas, itu tidak terjadi. Saya dan teman saya itu hanya cekcok mulut. Dia hanya tidak bisa menerima ketika saya menegur dan melarangnya agar tidak berjudi di kelas. Mungkin karena cara yang salah ketika itu.

Setelah perdamaian itu, hubungan saya dan Fuad tetap akrab. Masih teringat dalam kenangan saya, di masa itu Fuad memiliki sebuah sepeda, sedang saya, selain belum mempunyai sepeda, juga belum bisa menaikinya. Beberapa hari dalam seminggu, saya dan Fuad bermain ke rumah salah seorang teman yang sekaligus sepupu jauh saya. Jarak antara rumah kami dengan rumah sepupu saya itu cukup jauh, mungkin sekitar satu kilometer.

Setiap kami ingin ke sana, Fuad akan datang terlebih dahulu ke rumah saya. Lalu saya dibonceng di atas sepedanya. Saya duduk menyamping di depan Fuad. Kejadian itu terus berulang bila kami ingin bermain ke sana. Tanpa pernah mengeluh capek atau lelah, Fuad terus mengayuh sepeda menyusuri jalan yang kadang menanjak dan menurun, baik waktu berangkat maupun pulang. Kala itu saya tidak pernah membyangkan betapa capeknya mengayuh sepeda yang ditumpangi oleh dua orang. Saya hanya menikmatinya.

7 respons untuk ‘MEME KKDS (10) : Berantem Dengan Adik Kelas atau Kakak Kelas?’

  1. nengwie Juni 14, 2013 / 16:57

    Lg kecil SD paling sering berantem sama anak laki2, jagoan lah teteh mah hihihi

    • jampang Juni 14, 2013 / 17:20

      waduh….. 😀

      sering digangguin ya, teh?

      • nengwie Juni 14, 2013 / 18:05

        Bukan digangguin, tapi membela teman teman yang badannya lebih kecil dari kesewenang-wenangan anak laki-laki..huuhh…

        *jiaaaaah…. wondergirl teaaaa…:D

  2. samuel Oktober 29, 2014 / 19:11

    ciah

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s