[Amazing Minyu] Kisah Di Balik Martabak Mi

martabak mie

Foto di atas adalah foto martabak mi yang dimasak oleh Minyu. Untuk saya. Jika saya mengecek informasi detil foto tersebut, tanggal pengambilannya adalah 22 Februari 2014 pukul 12 : 35.

Jika keterangan yang tersimpan di foto tersebut valid, maka saya menyimpulkan bahwa martabak mi bukanlah makanan yang pertama kali Minyu buatkan untuk saya. Sebab di dalam blog ini, saya pernah bercerita tentang sepiring spaghetti yang dibuatkan Minyu yang tertanggal 13 Februari 2014. Namun demikian, ada hal yang menurut saya amazing di balik pembuatan martabak mi yang masih terekam dalam memori saya.

Siang itu, saya dan Minyu sedang berada di rumah Nenek Minyu. Entah apa yang mendorong Minyu sehingga ingin membuat martabak mi.

Setelah semua bahan yang diperlukan lengkap, Minyu mulai mengolahnya di dapur. Sementara saya duduk manis sambil menyaksikan tayangan di salah satu stasiun televisi swasta.

“Gasnya habis!” tiba-tiba Minyu kembali dari dapur mengabarkan bahwa kompor tidak bisa digunakan karena kehabisan gas.

Karena sudah separuh proses, akhirnya Minyu menggunakan kompor minyak tanah yang masih ada di dapur untuk melanjutkan pembuatan martabak mi. Sayangnya proses substitusi itu tidak berjalan lancar. Mungkin karena sudah lama tidak digunakan, nyala api kompor minyak tanah tidak bisa besar. Atau Mungkin juga karenaΒ  minyak tanah di dalamnya tinggal sedikit. Entahlah. Saya tak tahu pasti.

Seandainya saja saat itu Minyu mengatakan kepada saya bahwa pembuatan martabak mi dibatalkan dengan alasan gas habis, saya tidak akan memaksanya untuk tetap memasak. Seandainya diri saya yang berada di posisi saat itu, mungkin saya tidak akan melanjutkan pembuatan martabak mi. Martabak mi bisa dibuat dan dimakan lain waktu. Nyatanya, tidak demikian dengan Minyu.

Minyu tetap melanjutkan pembuatan martabak mi dengan menggunakan kompor minyak tanah dengan nyala api seadanya. Kecil. Akibatnya, proses pembuatan martabak mi jadi molor dari waktu normal.

Mungkin lebih dari setengah jam minyu berada di dapur dan sesekali menemani saya menyaksikan tayangan televisi. Hingga akhirnya, sepiring martabak mi tersaji di hadapan saya dilengkapi dengan saos sambal sebagai penambah cita rasa. Kami lalu menikmati martabak mi tersebut hingga tak bersisa. Tentu saja, porsi yang masuk ke dalam perut saya jauh lebih banyak dibandingkan yang dimakan oleh Minyu πŸ˜€


Baca Juga Cerita Terkait Lainnya :

11 thoughts on “[Amazing Minyu] Kisah Di Balik Martabak Mi

  1. GloryGrant Desember 12, 2014 / 22:42

    Wah, mbak Minyu keren ya. Pasti orangnya sabar.

  2. adejhr Desember 12, 2014 / 23:46

    enak tu mas

    • jampang Desember 13, 2014 / 05:05

      tentu saja πŸ˜€

  3. zilko Desember 13, 2014 / 02:03

    Martabak mie-nya menarik, hehehe πŸ™‚

    • jampang Desember 13, 2014 / 05:06

      enak, mas πŸ˜€

  4. dani Desember 13, 2014 / 03:24

    jadi laphaaaaar. hahahaha… Salut sama Mba Minyu. Sabar. πŸ™‚

    • jampang Desember 13, 2014 / 05:07

      saya juga jadi pengen lagi πŸ˜€

      iya mas. sabar orangnya

  5. ayanapunya Desember 13, 2014 / 09:57

    Mungkin sebenarnya mba minyu pengennya mas rifki ganti tabung gasnya πŸ˜€

    • jampang Desember 13, 2014 / 13:09

      πŸ˜€
      nggak berani ngutak-ngatik kompor gas milik orang lain, mbak

  6. Ping-balik: Menu dari Minyu –

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s