Rasa, Peluk, Pengap

aku dan puisi

..:: Rasa ::..

adalah rindu
yang kini kudekap
kepadamu
yang kini tak bisa kutatap

adalah sayang
yang kini hingga nanti tak terputus
kepadamu seorang
yang membuat asaku tak pernah hangus

adalah cinta
yang kan selalu kurasa
kepada penyejuk mata
sejak adzanku di telinga

..:: Peluk ::..

dalam sakit kau menjerit
jangan beri ramuan pereda nyeri
jangan kompres dengan air es
cukup peluk erat selama beberapa saat
maka kuberjanji demamku akan pergi

..:: Pengap ::..

terhimpit di ruang sempit
terasa pengap seiring harap yang menguap
gulita tanpa cahaya pelita
sendiri tanpa teman sejati
menanti kebangkitan diri
bersama sesal dalam kekal

Puisi terakhir menjadi puisi terpilih dalam #KepingPuisi Minggu ini di MFF


Baca Puisi Lainnya :

24 thoughts on “Rasa, Peluk, Pengap

  1. Ria Angelina April 16, 2015 / 21:46

    Rasa rindu bikin pengap sekita pengap hilang saat berada dalam dekapan.

      • jampang April 17, 2015 / 07:31

        gpp, mbak

    • jampang April 17, 2015 / 07:31

      rindu emang nggak enak ya, mbak πŸ˜€

  2. nengwie April 16, 2015 / 22:27

    Cakeeeep…πŸ‘πŸ‘

    • jampang April 17, 2015 / 07:32

      saya?
      terima kasih πŸ˜€

  3. rhey April 17, 2015 / 06:19

    Mantep nih pusinya… mas jampang

  4. Gara April 17, 2015 / 08:46

    Syahdunya :)).

    • jampang April 17, 2015 / 09:40

      terima kasih πŸ˜€

  5. rizzaumami April 17, 2015 / 23:22

    Rasanya ketika Dipeluk adalah Pengap. πŸ˜€ Nice poem, Bang.

    • jampang April 18, 2015 / 20:44

      masa seh dipeluk rasanya pengap? πŸ˜€

      terima kasih

      • jampang April 19, 2015 / 04:00

        πŸ˜€

  6. dyazafryan April 18, 2015 / 09:57

    bagaimanapunt tentang rindu, selalu suka dengan puisi-puisinyaa πŸ˜€
    apikk om

    • jampang April 18, 2015 / 20:47

      terima kasih πŸ˜€

    • jampang April 18, 2015 / 20:48

      terima kasih, mbak.
      tapi rindu kan bisa jadi penguat rasa sayang dan cinta πŸ˜€

  7. boemisayekti April 18, 2015 / 10:57

    ketika pengap sudah datang, maka segala rasa dan peluk itu tak lagi terasa…. πŸ˜€

    • jampang April 18, 2015 / 20:49

      πŸ˜€
      makanya pelukannya jangan kencang-kencang

      • edwinlives4ever April 18, 2015 / 21:28

        Look at it this way: your view is unique, and it’s worth sharing. πŸ˜‰

      • jampang April 19, 2015 / 03:59

        insya Allah saya coba, mas

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s