Dipatok Ayam

ayam“Matahari udah melek dari tadi, masih belon bangun juga, nanti rezeki dipatok ayam.”

Kira-kira itulah kalimat yang pernah saya dengar. Sebuah kalimat yang bermaksud untuk memotivasi seseorang agar bangun pagi-pagi untuk kemudian melakukan berbagai aktifitas, khususnya menjemput rezeki yang takarannya sudah ditentukan oleh Allah. Tapi kenapa ayam yang dijadikan saingan manusia, bukankah masih banyak binatang lain di muka bumi ini? Lantas, Apa benar ayam bisa mengambil rezeki manusia?

Ayam dijadikan saingan manusia dalam menjemput rezeki mungkin karena binatang yang satu ini membuka matanya lebih awal dari manusia. Ketika manusia masih memejamkan matanya dengan balutan selimut hangat di atas kasur yang empuk, ayam jago sudah berkokok sebagai pertanda lahirnya hari baru. Ayam betina pun mengajak anak-anaknya untuk mengais makanan.

Ayam tidaklah mungkin mengambil alih rezeki manusia. Ayam dan manusia punya jatah rezeki masing-masing. Yang mungkin terjadi adalah rezeki manusia yang telat bangun, akan diambil orang orang yang bangun dan beraktifitas lebih dahulu. Kemungkinan lain adalah manusia yang telat bangun, rezekinya akan berkurang, walaupun tak diambil oleh orang lain.

Beberapa waktu yang lalu, saya berangkat ke kantor pukul enam pagi. Karena tidak sempat sarapan, saya mampir ke sebuah warung nasi uduk dekat rumah. Saya meminta agar ibu penjual membungkus nasi uduk yang saya pesan karena saya bermaksud menyantapnya setelah saya tiba di kantor.

Tiba di kantor, saya langsung menyantap sebungkus nasi uduk karena perut sudah terasa lapar. Lumayan enak, apalagi harga sebungkusnya cukup murah.

Sejak awal pekan ini, kantor saya memberlakukan peraturan baru. Daftar hadir yang biasanya secara manual, dengan hanya menulis nama dan paraf di atas selembar kertas, diganti dengan mesin absen sidik jari. Waktu hadir yang semula paling telat pukul delapan pagi, diubah menjadi pukul setengah delapan. Mau tidak mau saya harus berangkat lebih awal.

Karena belum terbiasa untuk berangkat lebih pagi lagi, saya tidak sempat lagi untuk sarapan pagi di rumah. Untuk sarapan saya berniat untuk membeli nasi uduk di warung yang sama. Mungkin karena saya berangkat terlalu pagi, warung tersebut masih tutup. Akhirnya saya melanjutkan perjalanan menuju kantor. Untuk sarapan saya akan coba ke warung yang lain yang pernah saya lihat di sisi jalan yang saya lewati.

Di tempat yang saya maksud, warung nasi uduk yang satu ini sudah buka. Saya pun mampir dan segera memesan. Ketika saya tanyakan berapa harganya, ternyata harga sebungkus nasi uduk di warung ini dua kali lipat dibandingkan dengan warung dekat rumah. Tak apalah, saya masih mampu membeli dengan harga tersebut.

Inikah yang dimaksud dengan ungkapan ‘rezeki dipatok ayam’? Rezeki si pemilik warung pertama berpindah ke pemilik warung kedua akibat warungnya buka lebih siang? Wallahu a’lam.

Rasanya, rezeki saya pun mungkin akan dipatok ayam, bila saya telat bangun dan telat sampai di kantor. Sebab, bila saya telat sedetik saja untuk meletakkan ibu jari saya di mesin absen, maka dapat dipastikan bahwa penghasilan yang akan saya terima di hari gajian akan berkurang. Mudah-mudahan tidak sampai kejadian.


Tulisan Terkait Lainnya :

32 respons untuk β€˜Dipatok Ayam’

  1. aishamasrokhan Januari 18, 2007 / 00:00

    oh…gitu ya mas?bagus nih ceritanya untuk dijadikan tauladan….

  2. mamahanna Januari 18, 2007 / 00:00

    makanya mas,jangan mau kalah ama ayam dong…:))

  3. semutbatuk Januari 18, 2007 / 00:00

    jampang said: “Matahari udah melek dari tadi, masih belon bangun juga, nanti rezeki dipatok ayam.”

    Ayam nya patok aza lagihSekalian bikin BUBUR AYAM Buat sarapan Pagiuhhh YuMmiii

  4. atrissha Januari 18, 2007 / 00:00

    satu peringatan yang bagus yach..makasih sharingnya Rifki…

  5. semutbatuk Januari 18, 2007 / 00:00

    Terima gajih Banyak Posting nya bagus banget..Inssa alloh Klo— > DUIT ( DOa Usaha IhTiar Tawakal)Pasti Rezekinya Bertambah..amiiin

  6. jampang Januari 19, 2007 / 00:00

    aishamasrokhan said: bagus nih ceritanya untuk dijadikan tauladan….

    alhamdulillah kalau kebaikan dalam postingan saya.

  7. neraandianti Januari 19, 2007 / 00:00

    orang tidur pada pagi hari katanya jauh dari rizki *kata bapak saya*

  8. jampang Januari 19, 2007 / 00:00

    mamahanna said: makanya mas,jangan mau kalah ama ayam dong…:))

    hehehehe…masih sering kalah neh mbak :):):):):):)

  9. jampang Januari 19, 2007 / 00:00

    semutbatuk said: Ayam nya patok aza lagih

    patoknye pake apean donk?

  10. jampang Januari 19, 2007 / 00:00

    atrissha said: satu peringatan yang bagus yach..makasih sharingnya Rifki…

    sama-sama….

  11. jampang Januari 19, 2007 / 00:00

    semutbatuk said: Terima gajih Banyak Posting nya

    sama-sama :)insya Allah, aamiiiin

  12. jampang Januari 19, 2007 / 00:00

    sorayalannazia said: iya yah ^_^makasih atas pencerahannya

    sama-sama mbak

  13. fenetre Januari 19, 2007 / 00:00

    ayo jangan kalah sama ayam πŸ™‚

  14. jampang Januari 19, 2007 / 00:00

    neraandianti said: orang tidur pada pagi hari katanya jauh dari rizki *kata bapak saya*

    ya karena rezeki harus dijemput, kalau enggak didekati ya gak bakal dapet

  15. jampang Januari 19, 2007 / 00:00

    fenetre said: ayo jangan kalah sama ayam πŸ™‚

    di samping rumah ada yang pelihara ayam, kalah terus bangunnye

  16. fenetre Januari 19, 2007 / 00:00

    wadoooww!!cepet amat replynya!!! ;Psiapa yg kalah? situ pa ayam?

  17. otiem Januari 19, 2007 / 00:00

    td pagi bangun kesiangan lagi… huhuhuhu…;((

  18. jampang Januari 19, 2007 / 00:00

    fenetre said: wadoooww!!cepet amat replynya!!! ;Psiapa yg kalah? situ pa ayam?

    gimana enggak cepet, pas lagi balas reply, mbak ngasih reply. ya cepat lah.hehehehehe

  19. jampang Januari 19, 2007 / 00:00

    otiem said: td pagi bangun kesiangan lagi… huhuhuhu…;((

    tapi kali ini pake baju yang udah disetrika kan mbak πŸ™‚

  20. thetrueideas Januari 19, 2007 / 00:00

    ayam lagi mahal mas Rifki, banyak yang terkena flu burung sih..:)

  21. otiem Januari 19, 2007 / 00:00

    jampang said: tapi kali ini pake baju yang udah disetrika kan mbak πŸ™‚

    yoi dunk.. :Dbelajar dr pengalaman, kali ini dah aku siapin dari malam hari..hehehe..

  22. mrpinguin Januari 19, 2007 / 00:00

    setiap pagi gw kerja jam 5.30 pagiiisetiap hariii…ayo ayam mana yg mau matokk

  23. agusdidin Januari 19, 2007 / 00:00

    pake alarm dari henpon donk…. πŸ˜€

  24. jampang Januari 19, 2007 / 00:00

    thetrueideas said: ayam lagi mahal mas Rifki, banyak yang terkena flu burung sih..:)

    hehehehe…kalo yang bangun pagi, berarti ayamnye sehat, mas

  25. jampang Januari 19, 2007 / 00:00

    otiem said: yoi dunk.. :Dbelajar dr pengalaman, kali ini dah aku siapin dari malam hari..hehehe..

    alhamdulillah πŸ™‚

  26. jampang Januari 19, 2007 / 00:00

    mrpinguin said: ayo ayam mana yg mau matokk

    kalo enggak ada yang berani, jangan matok ayam yeh πŸ™‚

  27. jampang Januari 19, 2007 / 00:00

    agusdidin said: pake alarm dari henpon donk…. πŸ˜€

    sudah pake pak :)cuma ya…. gimana yeh kalo masih males

  28. jrdd Januari 19, 2007 / 00:00

    Lho.. ini beneran terjadi kok, dulu waktu msh sekolah bangun kesiangan buru2 jalan msh ngantuk, nabrak ayam.. eh.. dipatok..

  29. jampang Januari 21, 2007 / 00:00

    jrdd said: nabrak ayam.. eh.. dipatok..

    weh, beneran toh…. :):):):):)

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s