[Prompt #22] Nyatanya, Aku Tak Bisa Melupakanmu!

Angin bertiup menyapa tubuhku dan Amy yang sedang berdiri di dermaga.

“Tom…!” Amy memanggilku.

“Ya?” Kualihkan pandanganku ke sisi kananku dan kulihat wajah Amy yang sedang tertuju ke laut lepas. Biasanya, Amy selalu menatapku jika berbicara. Tapi tidak sore ini. Tidak juga beberapa minggu terakhir.

“Sepertinya kamu harus melupakanku, Tom!” Jawab Amy.

“Lho! Kenapa?” Tanyaku dengan rasa tak percaya.

“Hubungan kita akhir-akhir ini tidak berjalan dengan baik. Kamu menyadarinya?”

Aku terdiam.

“Mungkin akan lebih baik jika aku pergi dari kehidupanmu dan kamu melupakanku.”

Aku masih terdiam. Kuakui, ada sesuatu yang salah dalam hubunganku dengan Amy akhir-akhir ini. Kecocokan yang sebelumnya kurasakan seperti hilang begitu saja.

“Kamu mau melupakanku, Tom?” Tanya Amy.

“Aku akan berusaha.” Jawabku.

“Maafkan aku, Tom!”

Amy melangkah meninggalkanku. Sementara aku masih berdiri kaku sambil memandangi Silversea, kapal pesiar yang sedang menepi, yang pernah aku rencanakan menjadi tempat acara pernikahanku dan Amy.

*****

credit

Silversea. Akhirnya aku berada di tempat ini bersama tamu undangan lainnya untuk menghadiri sebuah pesta pernikahan. Adalah Sandy, adikku sekaligus satu-satunya anggota keluarga yang kumiliki dan orang yang paling kusayangi, yang akan melangsungkan resepsi pernikahannya dengan wanita pilihannya, Mala. Sandy belum pernah memperkenalkan Mala denganku. Jadi ini adalah pertemuan kali pertama.

Kulangkahkan kakiku mengikuti beberapa tamu undangan memasuki ruangan utama di dalam Silrversea di mana acara resepsi terpusat. Sepasang lelaki dan perempuan berpakaian serba putih berdiri sambil di pelaminan melemparkan senyuman kepada para tamu undangan yang memberikan ucapan selamat. Mereka adalah Sandy dan Mala.

“Selamat, San!” ucapku sambil menjabat tangan Sandy dan memeluk tubuhnya.

“Terima kasih, Tom. Kenalkan, ini Mala!” Balas Sandy.

“Amy?” Teriakku ketika mengenali wajah perempuan yang diperkenalkan oleh Sandy.

“Hai, Tom!”

“Kalian sudah saling kenal?” Tanya Sandy.

“Ya. Kami sudah Saling kenal.” Jawabku sambil segera meninggalkan keduanya di pelaminan.

Dadaku bergemuruh. Tubuhku bergetar kuat.

“Amy Aprillia Malahati. Jika begini, bagaimana aku bisa melupakanmu?”

***

jumlah kata : 300

ikut memeriahkan MFF prompt #22 : Bloating of Boat

Silahkan baca juga FF lainnya :

Perceraian  di Hari Pernikahan
Perceraian di Hari Pernikahan

Takkan Ada 2 Cinta
Takkan Ada 2 Cinta

Siapa Cepat, Dia Dapat
Siapa Cepat, Dia Dapat

Siapa Cepat, Dia Dapat #2
Siapa Cepat, Dia Dapat #2

Perempuan Berjilbab Kuning
Perempuan Berjilbab Kuning

39 respons untuk ‘[Prompt #22] Nyatanya, Aku Tak Bisa Melupakanmu!

  1. jampang Agustus 22, 2013 / 14:32

    kenapa postingan ini nggak muncul kolom untuk komentar?

    • jampang Agustus 22, 2013 / 14:56

      ternyata ada settingan yang nggak sengaja berubah 😀

  2. 空キセノ Agustus 22, 2013 / 14:59

    Waktu dia bilang kalo dia ada undangan pernikahan itu, udah ketebak kalo mantannya yang nikah sih. Tapi ceritanya bagus. 🙂

    • jampang Agustus 22, 2013 / 15:04

      gampang ketebak yah? soalnya susah juga bikin yang susah ditebak 😀

      terima kasih.

  3. herma1206 Agustus 22, 2013 / 18:47

    Itu ada yg nanya sendiri jawab sendiri kayaknya… 😀
    Mau ikutan aaaah….masih ada wktu gak ya…

    • jampang Agustus 22, 2013 / 20:32

      ada kesalahan teknis tadi…. makanya komen sendiri dan jawab sendiri.

      masih kayanya

      • herma1206 Agustus 22, 2013 / 20:37

        udah meluncuur..gak ada keterangannya…

      • jampang Agustus 23, 2013 / 07:42

        kalau begitu buat aja secepatnya 🙂

  4. deetie Agustus 22, 2013 / 19:55

    wah ky cerita novel n sinetron… udh ketebak endingnya….
    hehehe
    lmyn tu pak bwt cerita ftv ank2 muda skrg… 🙂

    • jampang Agustus 22, 2013 / 20:33

      ya begitulah… duh… koq banyak yang bisa nebak endingnya yah?

      😀

      • deetie Agustus 23, 2013 / 21:13

        iya pak…
        kcuali endingnya udh putus eh d knalin ma tmnnya eh malah gak jd nkah sma keduanya.. karena tu cewe merasa malu… tu yang gk kebaca….
        *sok tau dah.. hahaha

      • jampang Agustus 24, 2013 / 05:36

        nah… itu juga udah kebaca sama mbak nantinya. buktinya bisa punya ide kaya gitu…. xixixixixi

      • deetie Agustus 24, 2013 / 09:09

        hehehehe… iya juga c.. tp gk ketebak lah sama orang lain… cm ketebak sama saya aja…:D

      • jampang Agustus 24, 2013 / 09:16

        ya… ya…
        bisa seperti itu, masing-masing bisa beda menafsirkan kata dan kalimat, termasuk jalannya cerita

  5. liannyhendrawati Agustus 22, 2013 / 21:23

    Duh melas banget deh, mantan pacar kawin dg adik sendiri

    • jampang Agustus 23, 2013 / 07:43

      sudah nasibnya… 😀

  6. fatwaningrum Agustus 23, 2013 / 00:17

    setuju, endingnya bisa ketebak, tapi yg bikin nyesek, nikahnya sama si adek sendiri pulak -__-

    • jampang Agustus 23, 2013 / 07:45

      nyeseknya itu yang penting…. #lho?

      😀

  7. Orin Agustus 23, 2013 / 09:43

    waduh? si mantan nikah sm adek sendiri? ckckckck.

    • jampang Agustus 23, 2013 / 09:47

      ceritanya begitu, mbak 😀

  8. riga Agustus 23, 2013 / 11:13

    sepertinya Mala sudah tahu hubungan antara Sandy dan Tom ya? Reaksinya datar amat. 😉

    • jampang Agustus 23, 2013 / 12:53

      😀
      bisa jadi….

  9. linda Agustus 23, 2013 / 18:47

    ini cowok ga ikut acara lamaran adeknya apa? haha

    • jampang Agustus 23, 2013 / 19:34

      ceritanya seh enggak. adik-kakak ini tinggal terpisah jauh di dua negara yang berbeda… 😀

  10. eksak Agustus 23, 2013 / 21:15

    Paragraf awal setelah batas bintang itu udah gue kira kalo si mantan berulah! Dan bener! Tapi tetep keren! Hehe..

    • jampang Agustus 24, 2013 / 05:37

      terima kasih… terima kasih… 😀

  11. noichil Agustus 25, 2013 / 07:27

    turun ranjang nih x)))
    *alah bahasanya*

    • jampang Agustus 25, 2013 / 07:35

      itu kan kalau sudah menikah, mbak 😀

    • jampang Agustus 28, 2013 / 09:51

      hmmmm juga 😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s