[Berani Cerita #39] Narsis

smartphone-google-nexus-icon
CREDIT

“Habis cukuran. Ganti model rambut!”

Alvaro. Lelaki berkacamata itu sedang duduk asyik di bangku kerjanya. Sebuah earphone menempel di telinganya. Seutas kabel hitam menghubungkan earphone tersebut ke salah satu bagian dari sebuah benda berbentuk persegi berwarna hitam pula yang berada dalam genggaman kedua tangannya. Sayup-sayup terdengar lirik salah satu lagu India favoritnya dari earphone tersebut. “Bole Chudiyan”, salah satu lagu yang menjadi soundtrack film Bollywood berjudul “Kabhi Khushi Kabhie Gham”.

Alvaro baru saja mengetik sebuah kalimat pendek untuk mengupdate status facebooknya.

“no pic = hoax!”

Beberapa detik kemudian, komentar tersebut muncul dari akun sahabatnya, Adit Cihuy.

“tanpa kacamata pasti lebih keren!”

Beberapa detik selanjutnya, komentar dari sahabatnya yang lain, Bima Joss, mengompori.

Bukan Alvaro namanya jika tidak suka pamer penampilan. Apalagi setelah mendapat komentar tersebut di facebooknya.

Alvaro bangkit dari duduknya, melangkah ke luar ruangan, menuju toilet. Matanya fokus pada layar smartphone di tangannya. Kedua ibu jarinya bergerak lincah menyusun kata untuk membalas komentar kedua temannya.

“OK! Tunggu sesaat lagi! Aku akan ambil foto model rambutku dengan handphone canggih yang baru aku beli kemarin. Kameranya delapan mega piksel!”

Alvaro sudah berada di dalam toilet. Berdiri di depan cermian, menatap pantulan bayangan dirinya. Dengan sedikit sentuhan tangannya, model rambut di kepalanya terlihat semakin rapi. Semakin keren.

Alvaro membuka kacamata dan memasukkannya ke dalam saku kemeja. Tanpa kacamata, pandangan Alvaro sedikit lamur, tapi itu tidak dihiraukannya. Demi sebuah penampilan.

Alvaro mengaktifkan fungsi kamera di smartphone-nya. Menyetel pengatur waktu pengambilan gambar selama lima detik. Lalu mulai mengambil gambar wajahnya sendiri. Tak dihiraukannya suara air yang mengalir dari flush toilet dari salah satu bilik di belakangnya.

Cekrek!

Cekrek!

Hasil dari dua kali pengambilan gambar tak memuaskan keinginan Alvaro.

Sekali lagi. Gumamnya dalam hati.

Ketika tangannya sudah bersiap mengambil gambar wajahnya untuk kali ketiga, tiba-tiba pintu bilik terbuka.

“Mas Al, ngapain kamu di sini?” Teriak Sinta. “KELUAR!!!!!”


FF Berani Cerita Lainnya :

40 respons untuk ‘[Berani Cerita #39] Narsis

  1. jaraway Desember 11, 2013 / 06:18

    Hati-Hati, Terlalu Banyak Berfoto Bisa Jadi Pelupa

    judul artikel di republika =D
    qeqeqe

  2. kakaakin Desember 11, 2013 / 06:33

    kirain twist-nya lupa pake celana. Ternyata lebih mengezutkan 😀

    • jampang Desember 11, 2013 / 07:48

      😀
      akan lebih mengejutkan kalo keduanya digabung

  3. mas huda Desember 11, 2013 / 07:23

    Wah jos banget kamar mandinya ada cerminnya

    • jampang Desember 11, 2013 / 07:48

      di sini toilet ada cerminnya…. lumayan buat ngaca-ngaca 😀

      • mas huda Desember 11, 2013 / 07:53

        Padahal laki-laki kan ya?

      • jampang Desember 11, 2013 / 07:58

        toilet laki dan perempuan ada cerminnya

      • mas huda Desember 11, 2013 / 08:01

        Yang narsis itu lho..

      • jampang Desember 11, 2013 / 08:05

        oh… iyah… laki-laki

  4. nurme Desember 11, 2013 / 08:35

    Hahaha.. salah masuk toliet wanita*scream…

      • nurme Desember 11, 2013 / 08:46

        kalau saya bukan negor tapi teriak kenceng kalau ada yang salah masuk kayak gitu.. hadeuuh

      • jampang Desember 11, 2013 / 08:58

        makanya di akhir cerita ditulis “KELUAR!!!”

    • jampang Desember 11, 2013 / 09:58

      😀

      pantesan selalu lama di ruang ganti yah? ternyata….

    • jampang Desember 11, 2013 / 09:59

      kan ada cerminnya mbak…. jadi bisa lihat2 dulu sebelum ngambil foto narsisnya 😀

  5. ibuseno Desember 11, 2013 / 10:08

    Hahhahaa… koq bisa salah masuk, gak liat gambar kode apa ??

    • jampang Desember 11, 2013 / 10:28

      kalau di cerita, dia jalannya nunduk karena sambil ngetik balasan status FB, teh 😀

  6. pinkvnie Desember 11, 2013 / 13:01

    no comment ahhh … ckckck 😀

    • jampang Desember 11, 2013 / 16:27

      salah toilet… bukan salah kamar 😀

  7. nengwie Desember 11, 2013 / 16:11

    iihhh… bisa ya masuk ke tempat perempuan..*lempar sepatu*

    • jampang Desember 11, 2013 / 16:30

      nggak ngeliat tanda di pintunya, teh. habis asyik sama gadgetnya 😀

      • nengwie Desember 11, 2013 / 16:33

        Untung juga ngga kejedot pintu dan dilempar sapatu 😀

      • jampang Desember 11, 2013 / 16:40

        😀
        kalau buka pintunya masih awas kali yah….

        *ngeles aja*

  8. nazhalitsnaen Desember 11, 2013 / 21:59

    waaa tertohok saya di bagian awal…

    saya kan penyuka lagu Hindi juga mas hehehe
    tapi ya ndak separah gitu dah narsisnya mpe salah toilet 😀

    • jampang Desember 12, 2013 / 08:25

      buat nambah2in kata, nas. biar agak banyakan dikit jumlahnya 😀

  9. Firsty Chrysant Desember 12, 2013 / 21:54

    *berjoget ala Kareena Kapoor, eh Kareena Khan… 🙂

    • jampang Desember 13, 2013 / 05:09

      tapi jogetnya jangan sendiri, harus rame-rame… kan di film india begitu…. selalu ada banyak orang yang nemenin joget 😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s