Muse : Masjid Shalahuddin

kotak amal masjid

Tema Weekly Photo Chalenge kali ini adalah “Muse”, yanga artinya kurang lebih merenung atau renungan. Agak sulit saya memilih foto yang akan saya sertakan dalam tantang kali ini. Namun setelah membaca keterangan hingga akhir di halaman dailypost yang memuat tema tantangan tersebut, saya menemukan semacam petunjuk untuk memilih foto yang agak sesuai dengan tema.

Kalimat terakhir yang saya maksud berbunyi, “So what’s your muse — what subject do you turn to frequently, more inspired each time?”. Secara bebas, kalimat tersebut saya terjemahkan menjadi “Jadi apa renungan anda – apa subjek/sesuatu/tempat yang membuat Anda sering kembali mendatanginya dan sering mendapat inpirasi darinya?”

Dan akhirnya saya memilih foto di atas untuk memenuhi weekly photo challenge kali ini. Yang sering mengunjungi blog ini mungkin pernah melihat foto di atas. Sebab saya pernah menggunakan foto di atas sebagai ilustrasi coretan saya di bulan Ramadhan tahun lalu. Judulnya “Manusia-manusia Kotak Amal”.

Foto di atas adalah foto dalam bangunan masjid kantor tempat saya bekerja. Masjid Shalahuddin namanya. Sayangnya saya tidak memiliki foto penampakan Masjid Shalahuddin secara sempurna. Saya hanya memiliki foto Masjid Shalahuddin yang sudah diedit oleh rekan saya dan kemudian setelah meminta izinnya saya edit lagi lalu jadikan cover buku “Jejak-jejak yang Terserak” Jilid 2 yang terbit secara indie beberapa tahun silam. Penampakan cover bukunya adalah seperti berikut :

JJYT-2 small
Saya memilih foto tersebut karena beberapa kali saya terinspirasi dengan apa yang saya lihat dan saksikan di Masjid Shalahuddin tersebut dan menghasilkan beberapa tulisan yang saya publikasikan di blog ini. Di antaranya :

Manusia-manusia Kotak Amal,  yang kurang lebih merupakan renungan tentang kondisi manusia ketika berada di Bulan Ramadhan.

Unik Unique,  yang merupakan salah satu seri samara yang saya buat karena terinspirasi setelah melihat kumpulan sandal para jama’ah Masjid Shalahuddin.

Aku dan Tiga Lelaki Pada Tiga Jum’at,  yang terinspirasi ketika melaksanakan shalat jum’at di Masjid Shalahuddin pada suatu waktu.

Isi coretan saya yang berjudul ”Ummat Bontot yang Sengke”, ”Menengok Ayat Puasa – Bagian 2”, ”Bernasib Mulia atau Menjadi Kera?”, ”Premi dan Proteksi”, juga saya dapat dari hasil kajian selepas shalat zhuhur atau mendengarkan khutbah jum’at di masjid yang sama. Dan mungkin ada beberapa lagi coretan saya lainnya yang terinspirasi ketika melihat apa yang terjadi di sekitar Masjid Shalahuddin atau hasil dari mendengarkan kajian atau khutbah di masjid tersebut.


Lihat Juga Foto Weekly Photo Challenge Lainnya :

38 thoughts on “Muse : Masjid Shalahuddin

  1. winnymarch Juni 28, 2015 / 22:51

    kak jampang photo masjidnya kayak terasa Timur tengah gitu kak apalagi jendela dengan warna hitam putihnya itu

    • jampang Juni 29, 2015 / 07:25

      iya kah? saya belum lihat masjid-masjid di timur tengah, mbak. itu fotonya saya ubah jadi hitam putih sebelum saya upload😀

      • winnymarch Juni 30, 2015 / 14:53

        saya juga lihatnya d film kak jampang

      • jampang Juni 30, 2015 / 15:42

        ooo… 😀

  2. zilko Juni 28, 2015 / 23:28

    Tempat ibadah memang bisa menjadi tempat yang sempurna untuk merenung ya🙂

    • jampang Juni 29, 2015 / 07:22

      kurang lebih begitu, mas. tempat sejuk dan nyaman….. bahkan untuk tidur sekalipun😀

  3. Gara Juni 29, 2015 / 06:59

    Karena sejatinya di rumah Tuhanlah kita mesti merenung yang paling dalam ya Mas :hehe. Ngomong-ngomong, “shalahuddin” itu artinya apa, Mas? :hehe.
    Masjid ini memang jadi landmark banget di kantor pusat, soalnya setiap ada janji dengan kawan selalu ketemunya di pelataran depan itu :hehe. Terus suka nampang di buku-buku juga, yang ada cerita-cerita inspiratifnya itu :)).

    • jampang Juni 29, 2015 / 07:21

      shalahuddin itu diambil dari dari tokoh, pejuang, khalifah islam, shalahuddin al-ayyubi yang berhasil membebaskan jerussalem.

      namanya juga di kantor pusat, jadinya ya… pasti ngikut ke mana-mana kalau terkait kegiatan keislaman, gar

      • Gara Juni 29, 2015 / 16:17

        Ooh, ternyata asalnya demikian… :hehe. Ya memang megah banget masjid itu, Mas :)).

      • jampang Juni 29, 2015 / 16:45

        sebelumnya seh masjidnya kecil dan lokasinya bukan di situ. tapi kemudian bangunan lama dibongkar dan dibangun yang lebih besar di lokasi yang sekarang

      • Gara Juni 30, 2015 / 14:02

        Lokasi aslinya di mana, Mas?

      • jampang Juni 30, 2015 / 14:25

        kalau sekarang di taman yang terletak di antara gedung A1 dan A2

      • Gara Juni 30, 2015 / 18:25

        Di dalam dong yah? Kalau gedung utama itu gedung B kan yah?

      • jampang Juni 30, 2015 / 20:30

        iya, masih di dalam lingkungan KPDJP

        dulu gedung utama itu gedung B. sekarang karena ada gedung baru yang lebih tinnggi, maka status gedung utama pindah ke gedung baru itu😀

      • Gara Juli 1, 2015 / 14:18

        Ooh, demikian :hehe. Gedung tertinggi memang kayaknya bakal berstatus utama ya Mas :hehe.

      • jampang Juli 1, 2015 / 15:53

        gedung B udah tua dan akan segera direnovasi

      • Gara Juli 2, 2015 / 11:30

        Haa… saya jadi penasaran bagaimana bentuk gedungnya setelah diperbaharui nanti.

      • jampang Juli 2, 2015 / 11:38

        sepertinya hanya bagian dalam yang direnovasi. kalau bagian luar, perkiraan saya hanya dibersih dan dicat baru.
        makanya akhir pekan ini saya akan pindah gedung ke gedung A

      • Gara Juli 2, 2015 / 21:10

        Beres-beres dan bersih-bersih… semangat ya Mas! Semoga balik-balik nanti gedungnya sudah berubah menjadi lebih baik lagi (y).

      • jampang Juli 3, 2015 / 07:39

        iya… aamiin. kondisi sekarang nggak lebih bagus dari KPP. malahan ada orang KPP yang memandang “kok kantor pusat, gini banget”😀

      • Gara Juli 3, 2015 / 10:48

        Kantor KPP memang lebih bagus sih Mas, aku pernah main ke beberapa kantor teman dan takjub sendiri soalnya kantor mereka futuristik banget :hihi.

      • jampang Juli 3, 2015 / 11:02

        nah… itu…. masa kantor pusat kalah😀

      • Gara Juli 3, 2015 / 16:14

        Iya, kantor pusat kan Mas :hihi.

      • jampang Juli 3, 2015 / 20:47

        😛

  4. capung2 Juni 29, 2015 / 08:26

    Mesjid yg bagus nampaknya.

    • jampang Juni 29, 2015 / 09:30

      iya… bagus dan besar

  5. sheetavia Juni 29, 2015 / 09:55

    masjidnya bagus….lokasinya dimana?
    jadi inget Salahuddin Al Ayyubi…
    knp jadi dikasih nama itu ya?

    • jampang Juni 29, 2015 / 09:58

      di kantor pusat direktorat jederal pajak di jalan gatot subroto

      kurang tahu alasannya mungkin supaya memiliki pengaruh seperti Salahuddin Al Ayyubi

      wallaahu a’lam

  6. alrisblog Juni 29, 2015 / 10:51

    Cakep masjidnya. Adem nih kalo berada di dalamnya.

  7. dani Juni 29, 2015 / 10:58

    Foto jendela besarnya mengingatkan saya sama jendela masjid di kantor pajak samping Bank Mandiri Bang. Hihihi.

    • jampang Juni 29, 2015 / 14:56

      iya… emang itu masjidnya😀

      • dani Juni 29, 2015 / 15:00

        Oalaaah. Hahahahaha. Saya lupa nama masjidnya Bang.

      • jampang Juni 29, 2015 / 15:42

        😀
        kalau mandiri kan masjidnya di bawah yah?
        pernah saya beberapa kali shalat di situ, kalau nggak salah hari rabu sebab habis shalat zhuhur ada kajian

      • dani Juni 29, 2015 / 15:47

        Iya Bang, di bawah. Kalo jadwalnya saya dah lupa. Dah lima tahunan gak ke sana lagi. Hihihi

      • jampang Juni 29, 2015 / 15:58

        saya juga udah nggak ke situ lagi udah lama😀

Tinggalkan jejak anda di sini....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s